Recent Blog post
Archive for November 2017

11.Elemen Sistem
Komunikasi Data yang berfungsi menangkap data yang dihasilkan oleh reciver
adalah... Destination (Tujuan).
Ø Komunikasi
Data
ü Pengertian
komunikasi data
adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih
device (alat,seperti komputer/laptop/printer/dan alat komunikasi lain)yang
terhubung dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun yang luas, seperti internet.
Secara umum ada dua jenis komunikasi data, yaitu:
1) Melalui
Infrastruktur Terestrial , Menggunakan media kabel dan nirkabel sebagai
aksesnya. Membutuhkan biaya yang tinggi untuk membangun infrastruktur jenis
ini.
Beberapa
layanan yang termasuk teresterial antara lain: Sambungan Data Langsung (SDL),
Frame Relay, VPN MultiService dan Sambungan Komunikasi Data Paket (SKDP).
2) Melalui
Satelit , Menggunakan satelit sebagai aksesnya. Wilayah yang dicakup akses
satelit lebih luas dan mampu menjangkau lokasi yang tidak memungkinkan
dibangunnya infrastruktur terestrial namun membutuhkan waktu yang lama untuk
berlangsungnya proses komunikasi. Kelemahan lain dari komunikasi via satelit
adalah adanya gangguan yang disebabkan oleh radiasi gelombang matahari (Sun
Outage) dan yang paling parah terjadi setiap 11 tahun sekali.
ü MODEL
KOMUNIKASI
Secara garis besar proses
komunikasi data digambarkan berikut ini :
1) Sumber
Data
Pengertian
sumber data adalah unsur yang bertugas untuk mengirimkan informasi, misalkan
terminal komputer, Sumber data ini membangkitkan berita atau informasi dan
menempatkannya pada media transmisi. Sumber pada umumnya dilengkapi dengan
transmitter yang berfungsi untuk mengubah informasi yang akan dikirimkan
menjadi bentuk yang sesuai dengan media transmisi yang digunakan, antara lain
pulsa listrik, gelombang elektromagnetik, pulsa digital.
2) Media
Transmisi
Media
transmisi data merupakan jalur dimana proses pengiriman data daari satu sumber
ke penerima data. Beberapa media transmisi data yang dapat digunakan jalur
transmisi atau carrier dari data yang dikirimkan, dapat berupa kabel, gelombang
elektromagnetik, dan lain-lain. Dalam hal ini berfungsi sebagai jalur informasi
untuk sampai pada tujuannya.
3) Penerima
Data
Pengertian
penerima data adalah alat yang menerima data atau informasi, misalkan pesawat
telepon, terninal komputer, dan lain-lain. Berfungsi menerima data yang
dikirimkan oleh suatu sumber informasi. Perima merupakan suata alat yang
disebut receiver yang fungsinya untuk menerima
sinyal dari sistem transmisi dan menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang
dapat ditangkap dan digunakan oleh penerima.
1. Sistem Transmisi. Berupa jalur transmisi tunggal atau jaringan kompleks
yang menghubungkan antara sumber dengan tujuan.
2. Receiver (Penerima). Receiver menerima sinyal dari sistem transmisi dan
menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap oleh tujuan.
Sebagai contoh, sebuah modem akan menerima suatu sinyal analog yang datang dari
jaringan atau jalur transmisi dan mengubahnya menjadi suatu digital bit stream.
3. Destination (Tujuan). Menangkap data yang dihasilkan oleh receiver.
12.
Berikut ini adalah
model standar yang dipakai secara luas untuk komunikasi data pada saat ini.
Salah satunya , yaitu ... full duplek ,
half duplek, sinkron, asinkron dll
Berdasarkan Tipe Channel Transmisi
Model komunikasi data berdasarkan tipe channel transmisi
ini dibedakan menjadi 3 macam yaitu transmisi satu arah, transmisi dua arah
bergantian, dan transmisi dua arah serentak.
·
Transmisi
Satu Arah
·
Transmisi
satu arah atau dalam bahasa Inggrisnya One Way Transmission atau istilah
sederhananya Simplex ini hanya dapat membawa informasi data dalam bentuk
satu arah saja dan tidak bolak-balik. Transmisi satu arah ini contohnya adalah
radio dan televisi. Signal yang dikirimkan dari stasiun pemancar hanya dapat
diterima oleh pesawat penangkap siaran, selain itu pesawat penangkap siaran
juga tidak dapat mengirimkan informasi balik ke stasiun pemancar. Sederhananya,
stasiun pemancar hanya dapat mengirimkan sinyal ke stasiun penangkap, tanpa adanya
balasan atau feedback dari stasiun penangkap.
·
Transmisi
Dua Arah Bergantian
·
Transmisi
dua arah bergantian dalam istilah bahasa Inggrisnya Either Way Transmision atau
istilah sederhananya Half Duplex disingkat HDX merupakan tipe chanel
transmisi yang dapat mengirim informasi data dan menerima informasi data namun
tidak dalam waktu yang sama alias bergantian. Hal ini dapat ditemui pada alat
komunikasi seperti Radio CB Walkie-Talkie. Kita dapat mengirimkan pesan ke
komunikan, dan kita dapat menerima pesan balasan dari komunikan namun secara
bergantian
· Transmisi
Dua Arah Serentak
·
Transmisi
dua arah serentak atau dalam bahasa Inggrisnya Both Way Transmission atau
istilah sederhananya Full Duplex yang biasa disingkat FDX merupakan
channel transmisi sama halnya dengan transmisi dua arah bergantian, namun
perbedaannya di sini antara pengiriman dan penerimaan pesan bisa dilakukan di
waktu yang sama. Transmisi dua arah serentak ini salah satu contohnya adalah
telepon atau handphone. Sehingga kita dapat mengirimkan pesan kepada komunikan
dan bisa langsung mendapatkan balasan pesan dari komunikan
ü Pengertian
Voice over Internet Protocol (disingkat VoIP) adalah
teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet.
ü Cara
kerja
Sebelum
proses transmisi (pengiriman) dilakukan, data yang berupa sinyal analog akan
dikonversikan terlebih dahulu dengan ADC (Analog to Digital Converter) menjadi
bentuk data digital. Setelah proses konversi dilakukan data digital akan
ditransmisikan ke sumber tujuan. Setelah sampai, data sinyal digital tersebut
akan dikonversi kembali menjadi data sinyal analog dengan DAC (Digital to
Analog Converter) sehingga dapat diterima oleh sumber tujuan sesuai dengan data
sinyal yang ditransmisikan.
ü Komponen
voip
VoIP
memiliki empat komponen utama, yaitu User Agen ,Proxy,Protokol Dan Codec.
1.
User agent, merupakan
komponen yang digunakan oleh pengguna untuk memulai dan menerima sesi
komunikasi. User agent dapat berupa software atau biasa disebut dengan softphone.
Softphone Merupakan user agent yang paling poluler, hal ini dikarenakan banyak
softphone dapat diperoleh secara gratis dan dapat langsung diunduh pada
masing-masing website penyedia softphone. Pada dasarnya semua fungsi Softphone
hampir sama, yaitu melakukan panggilan dan menerima panggilan serta memutuskan
panggilan,layaknya melakukan sebuah percakapan dengan telepon biasa. Contoh
user agent dengan jenis softphone adalah Sjphone, X-Lite, QuteCom, Ekiga,
ZoIPer, NetMeeting, VoIP Rakyat Communicator dan masih banyak yang lainnya.
2.
Proxy
Proxy dalam teknologi VoIP, sedikit berbeda
dengan proxy server internet yang ada dalam sebuah jaringan komputer. Proxy
yang dimaksud dalam teknologi VoIP merupakan aplikasi Server yang mengatur
jaringan VoIP. Proxy Merupakan komponen yang menerima registrasi user agent dan
bertugas mengatur penomoran dan call routing. Proxy juga dapat dikatakan
sebagai IP PBX Server. Proxy yang saat ini digunakan mempunyai 2 jenis, yaitu
berupa hardware mesin IPPBX dan berupa software yang disebut sebagai softswitch
seperti Asterisk Dan SER (SIP Express Router), dan Yate.
Beberapa Softswitch yang dapat digunakan sebagai Proxy atau
IP PBX server diantaranya adalah Asterisk, Axon, MiniSIP Server, Trixbox, dan
Briker.
3.Protokol
Protokol adalah komponen berupa seperangkat aturan
komunikasi antarUser Agent, antar Proxy atau User Agent dengan Proxy. Protokol
yang saat ini digunakan untuk membangun jaringan VoIP adalah H.323 dan SIP.
4.Codec
Codec merupakan kependekan
dari Compression/Decompression. Codec merupakan teknologi yang memaketkan data
voice ke dalam format lain dengan perhitungan matematis tertentu, sehingga
menjadi lebih teratur dan mudah dipaketkan. Codec bertujuan untuk mengurangi
penggunaan bandwith di dalam transmisi sinyal pada setiap pemanggilan dan
sekaligus berfungsi untuk mengingkatkan jumlah panggilan. Dengan adanya codec ,
penggunaaan Bandwith pada jaringan VoIP dapat dihemat.
414. Dalam komunikasi Voip, Private Automatic Branch eXchange (PABX) yang
digunakan adalah... server IP PABX
IP PABX yaitu sistem telepon lengkap yang menyediakan panggilan telepon
melalui jaringan data IP. Semua percakapan yang terjadi akan dikirim sebagai
paket data melalui jaringan IP. IP PABX memiliki teknologi canggih dan
mencangkup fitur-fitur yang canggih pula sehingga memberikan kebutuhan
komunikasi yang efektif dan efesien.
Sistem PABX mampu beroperasi pada jaringan telekomunikasi analog, digital
dan berbasis Internet Protocol (IP). IP PABX memiliki kapasitas yang flexibel
sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengggunanya. Kapasitas yang
dimiliki PABX ini adalah 8 CO line dan 24 extension hingga 640 CO Line bahkan
dapat lebih.
PABX Panasonic IP ini sudah ditanamkan kemampuan IP sehingga dapat
dikoneksikan dengan VoIP bahkan dapat juga digunakan sebagai media Internal
Network Communication.
ü
Cara Kerja IP PABX
IP PABX memiliki sistem yang terdiri dari satu atau lebih telepon SIP,
server IP PABX dan secara oposional VOIP Gateway untuk
menghubungkan ke jalur PSTN yang ada. IP Panasonic merupkan software
atau perangkat berbasis seperti ponsel. Ketika melakukan panggilan sistem PABX
akan menghubungkan ke server IP PABX terlebih dahulu. PABX dapat menghubungkan
panggilan internal atau rute panggilan eksternal secara baik melalui gateway
VOIP.
515. Linux
adalah salah satu contoh sistem operasi berbasis CLI, kepanjangan dari CLI adalah… Command Line Interface (CLI)
Dua tipe interface sistem operasi :
1. Command Line Interface (CLI) – berbasis teks, yang jika melakukan perintah harus dengan mengetikan perintah.
2.Graphical User Interface (GUI) – berbasis grafis, dgn memiliki tampilan berupa menu dan icon-2.
1. Command Line Interface (CLI) – berbasis teks, yang jika melakukan perintah harus dengan mengetikan perintah.
2.Graphical User Interface (GUI) – berbasis grafis, dgn memiliki tampilan berupa menu dan icon-2.
CLI adalah tipe
antarmuka dimana pengguna berinteraksi dengan sistem operasi melalui text-terminal. Pengguna menjalankan
perintah dan program di sistem operasi tersebut dengan cara mengetikkan
baris-baris tertentu.
KOMUNIKASI DATA
SISTEM BUS, CARA KERJA & JENIS SISTEM BUS
PENGERTIAN SISTEM BUS
Bus adalah Jalur komunikasi yang dibagi pemakai Suatu set kabel
tunggal yang digunakan untuk menghubungkan berbagai sub sistem. Karakteristik penting sebuah bus adalah bahwa
bus merupakan media transmisi yang dapat digunakan bersama. Sistem komputer
terdiri dari sejumlah bus yang berlainan yang menyediakan jalan antara dua buah
komponen pada bermacam-macam tingkatan hirarki sistem komputer.
Suatu Komputer tersusun atas beberapa komponen penting seperti CPU,
memori, perangkat Input/Output. setiap computer saling berhubungan membentuk
kesatuan fungsi.
Sistem Bus adalah penghubung bagi keseluruhan komponen computer
dalam menjalankan tugasnya. Transfer data antar komponen komputer sangatlah
mendominasi kerja suatu computer. Data atau program yang tersimpan dalam memori
dapat diakses dan dieksekusi CPU melalui perantara bus, begitu juga kita dapat
melihat hasil eksekusi melalui monitor juga menggunakan system bus.
CARA KERJA SISTEM BUS
- Pada sistem komputer yang lebih maju, arsitektur komputernya akan lebih kompleks, sehingga untuk meningkatkan performa, digunakan beberapa buah bus.
- Tiap bus merupakan jalur data antara beberapa device yang berbeda. Dengan cara ini RAM, Prosesor, GPU (VGA AGP) dihubungkan oleh bus utama berkecepatan tinggi yang lebih dikenal dengan nama FSB (Front Side Bus) .
- Sementara perangkat lain yang lebih lambat dihubungkan oleh bus yang berkecepatan lebih rendah yang terhubung dengan bus lain yang lebih cepat sampai ke bus utama. Untuk komunikasi antar bus ini digunakan sebuah bridge.
STRUKTUR BUS
- Saluran Data
Saluran data
memberikan lintasan bagi perpindahan data antara dua modul sistem. Saluran ini
secara kolektif disebut bus data. Umumnya bus data terdiri dari 8, 16, 32
saluran, jumlah saluran diakitakan denang lebar bus data. Karena pada suatu
saat tertentu masing-masing saluran hanya dapat membawa 1 bit, maka jumlah
saluran menentukan jumlah bit yang dapat dipindahkan pada suatu saat. Lebar bus
data merupakan faktor penting dalam menentukan kinerja sistem secara
keseluruhan. Misalnya, bila bus data lebarnya 8 bit, dan setiap instruksi
panjangnya 16 bit, maka CPU harus dua kali mengakses modul memori dalam setiap
siklus instruksinya.
- Saluran Alamat
Saluran alamat
digunakan untuk menandakan sumber atau tujuan data pada bus data. Misalnya,
bila CPU akan membaca sebuah word data dari memori, maka CPU akan menaruh
alamat word yang dimaksud pada saluran alamat. Lebar bus alamat akan menentukan
kapasitas memori maksimum sistem. Selain itu, umumnya saluran alamat juga
dipakai untuk mengalamati port-port input/outoput. Biasanya, bit-bit berorde
lebih tinggi dipakai untuk memilih lokasi memori atau port I/O pada modul.
- Saluran Kontrol
Saluran kontrol
digunakan untuk mengntrol akses ke saluran alamat dan penggunaan data dan
saluran alamat. Karena data dan saluran alamat dipakai bersama oleh seluruh
komponen, maka harus ada alat untuk mengontrol penggunaannya. Sinyal-sinyal
kontrol melakukan transmisi baik perintah maupun informasi pewaktuan diantara
modul-modul sistem. Sinyal-sinyal pewaktuan menunjukkan validitas data dan
informasi alamat. Sinyal-sinyal perintah mespesifikasikan operasi-operasi yang
akan dibentuk. Umumnya saluran kontrol meliputi : memory write, memory read, I/O
write, I/O read, transfer ACK, bus request, bus grant, interrupt request,
interrupt ACK, clock, reset.
Secara umum
saluran kontrol meliputi :
·
Memory Write,
memerintahkan data pada bus yang akan dituliskan ke dalam lokasi alamat.
·
Memory Read
memerintahkan data dari lokasi alamat ditempatkan pada bus data.
·
I/O Write,
memerintahkan data pada bus dikirim ke lokasi port I/O.
·
I/O Read,
memerintahkan data dari port I/O ditempatkan pada bus data.
·
Transfer ACK,
menunjukkan data telah
diterima dari bus
atau data telah ditempatkan pada bus.
·
Bus Request,
menunjukkan bahwa modul memerlukan kontrol bus.
·
Bus Grant,
menunjukkan modul yang melakukan request telah diberi hak mengontrol bus.
·
Interrupt
Request, menandakan adanya penangguhan interupsi dari modul.
·
Interrupt ACK,
menunjukkan penangguhan interupsi telah diketahui CPU.
·
Clock, kontrol
untuk sinkronisasi operasi antar modul.
·
Reset, digunakan
untuk menginisialisasi seluruh modul.
JENIS - JENIS SISTEM BUS
- BUS PROCESSOR
Bus
ini merupakan bus tercepat dalam sistem dan menjadi bus inti dalam chipset dan
motherboard. Bus ini utamanya digunakan oleh prosesor untuk meneruskan
informasi dari prosesor ke cache atau memori utama ke chipset kontrolir memori (Northbridge,
MCH, atau SPP). Bus ini juga terbagi atas beberapa macam, yakni Front-Side Bus,
HyperTransport bus, dan beberapa bus lainnya. Sistem komputer selain Intel x86
mungkin memiliki bus-nya sendiri-sendiri. Bus ini berjalan pada kecepatan 100
MHz, 133 MHz, 200 MHz, 266 MHz, 400 MHz, 533 MHz, 800 MHz, 1000 MHz atau 1066
MHz. Umumnya, bus ini memiliki lebar lajur 64-bit, sehingga setiap detaknya ia
mampu mentransfer 8 byte.
- BUS AGP
Bus
AGP (Accelerated Graphic Port). Bus ini merupakan bus yang didesain secara
spesifik untuk kartu grafis. Bus ini berjalan pada kecepatan 66 MHz (mode AGP
1x), 133 MHz (mode AGP 2x), atau 533 MHz (mode AGP 8x) pada lebar jalur 32-bit,
sehingga bandwidth maksimum yang dapat diraih adalah 2133 MByte/s. Umumnya, bus
ini terkoneksi ke chipset pengatur memori (Northbridge, Intel Memory Controller
Hub, atau NVIDIA nForce SPP). Sebuah sistem hanya dapat menampung satu buah bus
AGP. Mulai tahun 2005, saat PCI Express mulai marak digunakan, bus AGP
ditinggalkan.
- BUS PCI
Bus
PCI (Peripherals Component Interconnect). Bus PCI tidak tergantung prosesor dan
berfungsi sebagai bus peripheral. Bus ini memiliki kinerja tinggi untuk sistem
I/O berkecepatan tinggi. Bus ini berjalan pada kecepatan 33 MHz dengan lebar
lajur 32-bit. Bus ini ditemukan pada hampir semua komputer PC yang beredar,
dari mulai prosesor Intel 486 karena memang banyak kartu yang menggunakan bus
ini, bahkan hingga saat ini. Bus ini dikontrol oleh chipset pengatur memori
(northbridge, Intel MCH) atau Southbridge (Intel ICH, atau NVIDIA nForce MCP).
- BUS PCI EXPRESS
PCI
Express (PCI-E/PCIex) adalah slot ekspansi module, di desain untuk menggantikan
PCI bus yang lama. Banyak Motherboard mengadopsi PCI express dikarenakan PCI
Express memiliki transfer data yang lebih cepat, terutama untuk keperluan
grafis 3D. Slot ini memiliki kecepatan 1x, 2x, 4x, 8x, 16x and 32x, tidak
seperti PCI biasa dengan sistem komunikasi paralel. PCI Express menggunakan
sistem serial dan mampu berkomunikasi 2 kali (tulis/baca) dalam satu rute clock.
Ini adalah kecepatan
lebar data maximun dari PCI
Kecepatan Max
PCI-ex 1x 250 MB/s
PCI-ex 2x 500 MB/s
PCI-ex 4x 1000 MB/s
PCI-ex 8x 2000 MB/s
PCI-ex 16x 4000 MB/s
PCI-ex 32x 8000 MB/s
- BUS ISA
Bus
ISA (Industry Standard Architecture) adalah sebuah arsitektur bus dengan bus
data selebar 8-bit yang diperkenalkan dalam IBM PC 5150 pada tanggal 12 Agustus
1981. Bus ISA diperbarui dengan menambahkan bus data selebar menjadi 16-bit
pada IBM PC/AT pada tahun 1984, sehingga jenis bus ISA yang beredar pun terbagi
menjadi dua bagian, yakni ISA 16-bit dan ISA 8-bit. ISA merupakan bus dasar dan
paling umum digunakan dalam komputer IBM PC hingga tahun 1995, sebelum akhirnya
digantikan oleh bus PCI yang diluncurkan pada tahun 1992.
- BUS EISA
Bus EISA
(Extended/Enhanced Industry Standard Architecture) adalah sebuah bus I/O yang
diperkenalkan pada September 1988 sebagai respons dari peluncuran bus MCA oleh
IBM, mengingat IBM hendak "memonopoli" bus MCA dengan mengharuskan
pihak lain membayar royalti untuk mendapatkan lisensi MCA. Standar ini
dikembangkan oleh beberapa vendor IBM PC Compatible, selain IBM, meskipun yang
banyak menyumbang adalah Compaq Computer Corporation. Compaq jugalah yang
membentuk EISA Committee, sebuah organisasi nonprofit yang didesain secara
spesifik untuk mengatur pengembangan bus EISA. Selain Compaq, ada beberapa
perusahaan lain yang mengembangkan EISA yang jika diurutkan, maka kumpulan
perusahaan dapat disebut sebagai WATCHZONE:
Wyse
AT&T
Tandy Corporation
Compaq Computer
Corporation
Hewlett-Packard
Zenith
Olivetti
NEC
Epson
Meski
menawarkan pengembangan yang signifikan jika dibandingkan dengan ISA 16-bit,
hanya beberapa kartu berbasis EISA yang beredar di pasaran (atau yang
dikembangkan). Itu pun hanya berupa kartu pengontrol larik hard disk
(SCSI/RAID), dan kartu jaringan server.
Bus EISA pada dasarnya
adalah versi 32-bit dari bus ISA yang biasa. Tidak seperti MCA dari IBM yang
benar-benar baru (arsitektur serta desain slotnya), pengguna masih dapat
menggunakan kartu ISA 8-bit atau 16-bit yang lama ke dalam slot EISA, sehingga
hal ini memiliki nilai tambah: kompatibilitas ke belakang (backward
compatibility). Seperti halnya bus MCA, EISA juga mengizinkan konfigurasi kartu
EISA secara otomatis dengan menggunakan perangkat lunak, sehingga bisa dibilang
EISA dan MCA adalah pelopor "plug-and-play", meski masih primitif.
Bus EISA menambahkan 90
konektor baru (55 konektor digunakan untuk sinyal sedangkan 35 sisanya
digunakan sebagai ground) tanpa membuat slot ISA 16-bit berubah. Sekilas, slot
EISA 32-bit sangat mirip dengan slot ISA 16-bit. Tapi, berbeda dari kartu ISA
yang hanya memiliki satu baris kontak, kartu EISA memiliki dua baris kontak
yang bertumpuk. Baris pertama adalah baris yang digunakan oleh ISA 16-bit, sementara
baris kedua menambahkan bandwidth menjadi 32-bit. Karenanya, kartu ISA yang
lama masih dapat bertahan meskipun berganti motherboard. Meski kompatibilitas
ini merupakan sesuatu yang bagus, ternyata industri kurang begitu meresponsnya.
Akhirnya, fitur-fitur EISA pun ditangguhkan untuk mengembangkan bus I/O yang
baru, yang disebut dengan VESA Local Bus (VL-Bus).
- BUS MCA
Bus MCA (Micro Channel
Architecture) adalah sebuah bus I/O ber-bandwidth 32-bit yang digunakan dalam
beberapa komputer mikro. Bus ini dibuat oleh IBM yang ditujukan untuk
menggantikan bus ISA 8-bit/16-bit yang lambat, selain tentunya untuk menghadapi
masalah bottleneck yang terjadi akibat kecepatan prosesor yang semakin tinggi
tapi tidak diimbangi dengan kecepatan bus I/O. Komputer yang menggunakan bus
ini pun hanya sedikit, mengingat memang IBM mewajibkan para vendor untuk
membayar royalti kepada iBM untuk mendapatkan lisensi bus MCA. Karena hal ini
banyak vendor yang kurang setuju dengan IBM membuat "partai oposisi",
dengan membuat bus EISA.
Kebutuhan
terhadap sebuah bus I/O yang lebih cepat datang akibat bus ISA mengalami
bottleneck. Prosesor Intel 80386DX merupakan prosesor 32-bit yang dapat
mentransfer data hingga 32 bit dalam satu waktunya, tapi ISA hanya dapat
mentransfer 16 bit saja. Daripada menambahkan pin lagi terhadap bus ISA, IBM
memutuskan untuk membuat sebuah bus baru, yang kemudian menjadi bus MCA.
Berbeda dengan EISA yang mendukung konsep backward compatibility, bus ini
adalah benar-benar baru, yang sama sekali tidak kompatibel dengan ISA
8-bit/16-bit.
Sistem MCA juga
menawarkan perubahan lainnya: pengguna dapat menancapkan kartu MCA ke dalam
slotnya tanpa harus mengubah-ubah setting jumper untuk menentukan sumber daya
yang hendak digunakan (IRQ Channel, DMA Channel, atau memory base address).
Fitur ini mirip dengan apa yang kita kenal sekarang sebagai fitur
plug-and-play, meski masih terkesan primitif. Karenanya, kartu MCA tidak
memiliki jumper atau DIP Switch untuk mengatur sumber daya, tapi menawarkan
perangkat lunak yang dapat mengaturnya. Umumnya, MCA memiliki dua jenis disket
untuk konfigurasi perangkat keras: Option Disk dan Reference Disk. Reference
Disk merupakan disket yang datang sistem komputer yang mengintegrasikan bus
MCA, sementara Option Disk datang dengan kartu MCA yang bersangkutan. Setelah
kartu dipasang, pengguna tinggal menginstalasikan berkas-berkas dari Option
disk ke dalam Reference Disk, setelah itu kartu pun akan berjalan. Reference
Disk mengandung beberapa program dan BIOS yang dibutuhkan untuk mengatur sistem
MCA, dan sistem tidak dapat dikonfigurasikan tanpanya.
MCA berjalan dalam
kecelatan 5 MHz, pada bandwidth 32-bit, sehingga dapat mentransfer data hingga
20 MByte/detik. Selain versi 32-bit biasa, IBM juga membuat beberapa variasi
bus MCA, yakni sebagai berikut.
Nama Bus Kecepatan Bandwidth Transfer rate
MCA-16 5 MHz 16 bit 10
MByte/detik
MCA-32 5 MHz 32 bit 20
MByte/detik
MCA-16 Streaming 10 MHz 16 bit 20
MByte/detik
MCA-32 Streaming 10 MHz 32 bit 40
MByte/detik
MCA-64 Streaming 10 MHz/20 MHz 64 bit 80 MByte/detik / 160 MByte/detik
Small
Computer System Interface (SCSI) merupakan set standar untuk menghubungkan
secara fisik dan mentransfer Data antara komputer dan periferal . SCSI
mendefinisikan perintah, protokol (komputer) dan antarmuka listrik dan optika .
SCSI ini paling sering digunakan untuk Cakram Keras, tetapi dapat menghubungkan
berbagai perangkat lain, termasuk pemindai dan drive CD . SCSI mendefinisikan
set perintah secara spesifik untuk jenis periferal, sesuatu yang "tidak
diketahui – unknown¬" sebagai salah satu jenis yang mengartikan bahwa
secara Teori dapat digunakan sebagai antarmuka ke hampir perangkat apapun,
namun standar ini sangat pragmatis dan ditujukan terhadap persyaratan komersial
. Setiap perangkat melekat pada bus komputer SCSI dengan cara yang sama,
terhitung sampai dengan 8 atau 16 perangkat yang dapat menempel pada bus
komputer tunggal. SCSI menggunakan berjabat tangan antar perangkat, SCSI-1,
SCSI-2 memiliki pilihan untuk memeriksa kesalahan paritas. protokol (komputer)
SCSI mendefinisikan komunikasi dari Nama host-ke- Nama host, Nama
host-ke-periferal, periferal -ke-periferal. Namun sebagian besar periferal yang
secara khusus merupakan target SCSI, tidak mampu bertindak sebagai insiator SCSI
- tidak dapat melakukan transaksi SCSI sendiri. Oleh karena itu, komunikasi
periferal -to-periferal jarang terjadi, tapi mungkin juga terjadi pada aplikasi
SCSI umum. The Symbios Logic chip 53C810 adalah contoh dari antarmuka PCI Nama
host yang dapat bertindak sebagai target SCSI.
Universal Serial Bus
(USB) adalah standar bus serial untuk perangkat penghubung, biasanya kepada
komputer namun juga digunakan di peralatan lainnya seperti konsol permainan,
ponsel dan PDA.
Sistem USB mempunyai
desain yang asimetris, yang terdiri dari pengontrol host dan beberapa peralatan
terhubung yang berbentuk "pohon" dengan menggunakan peralatan hub
yang khusus.
Desain
USB ditujukan untuk menghilangkan perlunya penambahan expansion card ke ISA
komputer atau bus PCI, dan memperbaiki kemampuan plug-and-play
(pasang-dan-mainkan) dengan memperbolehkan peralatan-peralatan ditukar atau
ditambah ke sistem tanpa perlu mereboot komputer. Ketika USB dipasang, ia
langsung dikenal sistem komputer dan memroses device driver yang diperlukan
untuk menjalankannya.
USB dapat menghubungkan
peralatan tambahan komputer seperti mouse, keyboard, pemindai gambar, kamera
digital, printer, hard disk, dan komponen networking. USB kini telah menjadi
standar bagi peralatan multimedia seperti pemindai gambar dan kamera digital.
Bus yang mempunyai nama FireWire
memiliki kecepatan tinggi diatas SCSI dan PCI. Bus 1394 sangat cepat, murah,
dan mudah untuk diimplementasikan. Bus ini tidak
hanya
populer perangkat komputer tetapi juga perangkat elektronik seperti kamera
digital, VCR, dan televisi.
Terima kasih sudah mampir :)
sumber : dari berbagai sumber dari internet. Semoga bermanfaat !
like coment and share
Materi sistem bus, cara kerja dan jenisnya
loading...










