Recent Blog post

Archive for August 2017



UNIT MASUKAN DAN KELUARAN PADA SISTEM KOMPUTER 



UNIT MASUKAN DAN KELUARAN Sistem Komputer


Sistem komputer memiliki tiga komponen utama, yaitu : CPU, Memory (primer & sekunder), dan peralatan masukan/keluaran (I/O) seperti printer, monitor, keyboard, mouse dan modem. Dalam menjalankan fungsinya sebagai masukan dan keluaran diperlukan modul I/O. Modul I/O merupakan peralatan antarmuka ( interface ) bagi sistem bus atau switch sentral dan mengontrol satu atau lebih perangkat periperhal. Modul I/O tidak hanya sekedar modul penghubung, tetapi sebuah piranti yang berisi logika dalam melakukan fungsi komunikasi antara perperhal dan bus komputer. Ada beberapa alasan kenapa tidak langsung dihubungkan dengan bus komputer yaitu:

1.Bervariasinya metode operasi piranti periperhal, sehingga tidak praktis apabila sistem komputer harus menangani berbagai macam sistem operasi periperhal tersebut.
2.Kecepatan transfer data piranti periperhal umumnya lebih lambat daripada laju transfer data pada CPU
3.Format dan panjang data pada piranti periperhal seringkali berbeda dengan CPU, sehingga  perlu modul untuk menselaraskannya. Dari beberapa alasan diatas, modul I/O memiliki 2 buah fungsi utama, yaitu :
Hasil gambar untuk sistem input output
1.Sebagai piranti antarmuka ke CPU dan memori melalui bus sistem.
2.Sebagaimana piranti antarmuka dengan peralatan periperhal lainnya menggunakan link data tertentu.

Sistem Masukan dan Keluaran Komputer
Bagaimana modul I/O dapat menjalankan tugasnya, yaitu menjembatani CPU dan memori dengan dunia luar merupakan hal terpenting untuk kita ketahui. Inti mempelajari sistem I/O komputer adalah mengetahui fungsi dan struktur kerja modul I/O. Gambar 1. model generik dari suatu modul I/O

Sistem I/O ( Input/Output )
Sistem komputer terdiri dari perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Perangkat keras dan perangkat lunak harus bekerja bersama-sama membentuk suatu sistem, yaitu sistem komputer. Perangkat I/O dapat dibagi secara umum menjadi dua kategori, yaitu : 
1.) Perangkat blok (block devices). 
2.) Perangkat karakter (character devices). Perangkat blok menyimpan informasi dalam sebuah blok yang ukurannya tertentu dan memiliki alamat masing-masing. Umumnya blok berukuran antara 512 bytes - 32768 bytes. Keuntungan dari perangkat blok ini ialah mampu membaca atau menulis setiap blok secara independen. Disk merupakan contoh perangkat blok yang paling banyak digunakan. Perangkat karakter mengirim atau menerima sebaris karakter, tanpa menghiraukan struktur blok. Tipe ini tidak memiliki alamat dan tidak memiliki kemampuan mencari (seek). Printer dan antarmuka jaringan merupakan contoh perangkat jenis ini. Pembagian ini tidaklah sempurna. Beberapa perangkat tidak memenuhi kriteria tersebut. Contohnya : clock yang tidak memiliki alamat dan juga tidak mengirim dan menerima barisan karakter. Yang dilakukan hanya menimbulkan interupsi dalam jangka waktu tertentu.

Fungsi Modul Input/Output
Modul I/O adalah sebuah komponen dalam sistem komputer yang bertanggung jawab atas  pengontrolan sebuah perangkat luar atau lebih dan bertanggung jawab juga terhadap  pertukaran data antara perangkat luar tersebut dengan memori utama ataupun register-register dalam CPU. Dalam mewujudkan fungsi tersebut, diperlukan antarmuka internal dengan komputer (CPU dan memori utama) dan antarmuka dengan perangkat eksternalnya untuk menjalankan fungsi-fungsi pengontrolan. Dua fungsi utama Modul I/O ialah :
Sebagai piranti antarmuka ke CPU dan memori melalui bus sistem.

Sebagai piranti antarmuka dengan peralatan peripheral lainnya dengan menggunakan link data tertentu Fungsi dalam menjalankan tugas, modul I/O dapat dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu:

Kontrol dan pewaktuan

Komunikasi CPU

Komunikasi dengan perangkat eksternal

Pem-buffer-an data

Deteksi kesalahan Fungsi kontrol dan pewaktuan (control & timming ) merupakan hal yang penting untuk mensinkronkan kerja masing-masing komponen penyusun komputer. Dalam sekali waktu CPU berkomunikasi dengan satu atau lebih perangkat dengan pola tidak menentu dan kecepatan transfer data yang beragam, baik dengan perangkat internal seperti register-register, memori utama, memori sekunder, perangkat periperhal. Proses tersebut bisa  berjalan apabila ada fungsi kontrol dan pewaktuan yang mengatur sistem secara keseluruhan. Contoh kontrol pemindahan data dari periperhal ke CPU melalui sebuah modul I/O meliputi langkah-langkah sebagai berikut:
1.Permintaan dan pemeriksaan status perangkat dari CPU ke modul I/O.
2.Modul I/O memberikan jawaban atas permintaan CPU tersebut.
3.Apabila perangkat eksternal telah siap untuk transfer data, maka CPU akan mengirimkan  perintah ke modul I/O
4.Modul I/O akan menenrima paket data dengan panjang tertentu dari periperhal.
5.Selanjutnya data dikirim ke CPU setelah diadakan seinkronisasi panjang data dan kecepatan transfer oleh modul I/O sehingga paket-paket data dapat diterima CPU dengan  baik.

Transfer data tidak akan lepas dari penggunaan sistem bus, maka interaksi CPU dan modul I/O akan melibatkan kontrol dan pewaktuan sebuah arbitrasi bus atau lebih. Ada fungsi komunikasi antara CPU dan modul I/O meliputi proses-proses berikut ini :
Command Decoding,
 yaitu modul I/O menerima perintah-perintah dari CPU yang dikirimkan sebagai sinyal bus kontrol. Misalnya, sebuah modul I/O untuk disk dapat menerima perintah : Read sector, Scan Record ID, Format disk.
Data
 pertukaran data antara CPU dan modul I/O melalui bus data.
Status Reporting,
yaitu pelaporan kodisi status modul I/O maupun perangkat periperhal, umumnya berupa status kondisi busy atau ready. Juga status bermacam-macam kodisi kesalahan (error ).
Address recognition,
 bahwa peralatan atau komponen penyusun komputer dapat dihubungi atau dipanggil maka harus memiliki alamat yang unik, begitu pula pada perangkat  periperhal, sehingga setiap modul I/O harus mengetahui alamat periperhal yang dikontrolnya Pada sisi modul I/O ke perangkat periperhal juga terdapat komunikasi yang meliputi komunikasi data, kontrol maupun status. Gambar 2. Skema suatu perangkat periperhal Fungsi selanjutnya adalah
buffering. 
·            -Tujuan utama buffering adalah mendapatkan  penyesuaian data sehubungan perbedaan laju transfer data dari perangkat periperhal dengan kecepatan pengolahan pada CPU . Umumnya laju transfer data pada dari perangkat periperhal lebih lambat dari kecepatan CPU maupun media penyimpanan. Fungsi terakhir adalah deteksi kesalahan. Apabila pada perangkat periperhal terdapat masalah sehingga proses tidak dapat dijalankan, maka modul I/O akan melaporkan kesalahan tersebut. Misalnya informasi pada periperhal printer seperti: kertas tergulung, kertas habis, tinta habis, dan lain-lain. Teknik yang umum untuk deteksi kesalahan adalah penggunaan bit  paritas. 
 Hasil gambar untuk sistem input output


Struktur Modul Input/Output
Terdapat berbagai macam modul I/O seiring perkembangan komputer itu sendiri, contoh yang sederhana dan fleksibel adalah intel 8255A yang sering disebut PPI (Programmable Periperhal Interface). Bagaimanapun komplesitas suatu modul I/O terdapat kemiripan struktur. Antarmuka modul I/O ke CPU melalui bus sistem komputer terdapat tiga saluran, yaitu saluran data, saluran alamat dan saluran kontrol. Bagian terpenting adalah blok logika I/O yang berhubungan dengan semua peralatan antarmuka peripheral , terdapat fungsi pengaturan dan switching pada blok ini.




unit masukan dan keluaran pada sistem komputer

Saturday, August 26, 2017
0


Persiapan dan Pelaksanaan Instalasi Sistem
Operasi Berbasis TEXT dengan “UBUNTU VERSION 5.08”

Hasil gambar untuk linux



A. Tujuan Kegiatan Pembelajaran
          Setelah mempelajari kegiatan belajar ini siswa mampu menyiapkan dan melakukan instalasi sistem operasi berbasis TEXT dengan “UBUNTU VERSION 5.08


B. Uraian Materi
1)Sejarah Linux Ubuntu
     *Ubuntu berasal dari bahasa Afrika yakni “Humanity to Others” yang berarti “Kemanusiaan Untuk Sesama”. Atas dasar itulah diluncurkannya Linux Ubuntu yang dirilis pada tahun 2004. Sistem operasi ini adalah merupakan turunan dari sistem operasi linux yang lain, yakni Debian.

     *Ubuntu itu sendiri dibuat dengan tujuan : selalu gratis tanpa adanya biaya lisensi, bersifat open source (kode terbuka), dan siap untuk dipergunakan dalam kondisi yang stabil. Ubuntu didukung oleh perusahaan bernama Canonical, Ltd yang memiliki tujuan untuk membantu perkembangan, distribusi, dan promosi dari produk-produk yang bersifat open source (kode terbuka).
     Perusahaan ini bermarkas di Eropa dan dipimpin oleh seseorang bernama Mark Shuttleworth. Sejak pertama kali diluncurkan, Ubuntu mendapat perhatian yang sangat besar dari pengguna Linux yang lain. Hal ini disebabkan karena kestabilan yang
dimiliki oleh Ubuntu itu sendiri. Selain itu kenyamanan dan kemudahan yang dimiliki Ubuntu menjadi daya tarik yang besar bagi pengguna Linux di seluruh belahan dunia.

           
1       Mengenali hardware yang digunakan
   Sebaimana telah disebutkan diatas, berbeda dengan proses instalasi sistem operasi lainya, sebelum instalasi linux perlu dikenali terlebih dulu hardware komputer yang akan digunakan. Hal-hal yang perlu dikenali antara lain:

a) Konfigurasi Keyboard
Konfigurasin keyboard haruslaha diberitahu. Dalam masalah keyboard ini hal yang perlu diketahui
-Keymap (layout) misalnya English/Us
-Koneksi Ps/2 atau biasa
Untuk melihat konfigurasi keyboard gunakan layout keyboard seperti di windows Anda. Untuk mengetahuinya klik Start à.SettingsàControl Panel àKeyboard. Di keyboard Properties Pilih Tab language. Silahkan diingat layout keyboardnya.


b) Konfigurasi Mouse
- Konfigurasi mouse yang perlu diketahui:
- Merk misalnya Logitech
- Jenis .......... misalnya Serial atau bus
- Jumlah tombol .......... misalnya 2 atau 3
- Koneksi colokan.......... misalnya COM atau PS/2
- Untuk mengatahuinya koneksi, lihat conector mouse dengan CPU
(port),





c) Network Interface Card (NIC)
Hal-hal yang perlu diketahui:
-     - Merk misal D-Link
-      Tipe misal NE2000 (ISA)
-       IRQ misal 0x5
-       I/O misal 0x300
-      Koneksi misal UTP


d) Sound Card
Hal-hal yang perlu diketahui:
-       Merk misal Sound Blaster
-      Tipe misal AWE 16
-       IRQ misal 0x7
-       I/O misal 0x220
-       DMA Channel misal DMA = 1 dan 5
                                            
           
e) Graphic Card (VGA card)
Hal-hal yang perlu diketahui:
-      Merk misal SiS
-      Bus misal PCI/AGP
-      RAM misal 1 MB
-      Chipset misal SiS


f) Monitor
Hal-hal yang perlu diketahui:
-      Jenis misal SVGA
-       Merk monitor misal Acer
-      Tipe misal 33D
-      Frekuensi vertikal misal 31.5-35 Hz
-      Frek Horizontal misal 50-90 KHz
-      Resolusi misal 800 x 600, 1024x768
                   

g) Hard Disk
Hal yang perlu diketahui tentang hard disk:
-      Tipe misal IDE
-      Silinder misal 3148
-      Head misal 16
-      Sektor misal 63spt
-     Translasi geometris misal Tidak
-      Kapasitas misal 1624,6Mb

Untuk kapasitas hard disk, yang lebih penting lagi adalah space yang masih tersedia di hardisk. Untuk melihatnya anda bisa gunakan fasilitas chkds under DOS atau properties melalui explorer windows.
Mengetahui kapasitas hardisk penting karena untuk merencanakan partisi yang akan dibuat.Perlu diketahui bahwa dalam instalasi LINUX pembuatan partisi perlu dilakukan. Partisi adalah usaha membagi-bagi harddisk untuk memudahkan penempatan file/system. Untuk membuat partisi dapat dilakukan under DOS dengan perintah fdisk, atau menggunakan softaware pambagi partisi lainya seperti partition magic (under windows).

Pada umumnya, jika anda membeli komputer baru, maka hanya terdapat satu partisi di hardisk, yaitu C. Dengan kondisi ini, tidak memungkinkan anda untuk menginstal linux. Jadi resize partisi C di windows dengan software pembagi partisi yang ada, sehingga terdapat partisi kosong untuk instalasi Linux. Ruang/space hard disk yang dibutuhkan dalam instalasi linux, tergantung konfigurasi/tujuan penggunaan sistem operasi linux itu sendiri, misalnya:
-      Standalone (kecil)
Konfigurasi ini membutuhkan 500Mb space hard disk, 100Mb untuk root /, 32-40Mb untuk partisi swap dan sisanya untuk direktori ‘‘/usr’’.

-      Standalone (menengah)
Jika tersedia ruang kosong sekitar 1Gb space untuk Linux, maka dapat dimanfaatkan dengan pembagian sebagai berikut 100Mb untuk root "/ "; 64Mb untuk swap; 100Mb untuk direktori "/ home
" dan sisanya untuk direktori /usr.

-      File server
Pada kebutuhan pemakaian komputer sebagai file server ini, kinerja harddisk sangat dibutuhkan. Sehingga yang perlu diperhatikan adalah performa dan controller yang digunakan. Bila memungkinkan, sebaiknya digunakan hard disk dengan controller SCSI. Misal, diasumsikan akan disediakan sebuah file server untuk 25 pengguna (direktori homemereka). Jika rata-rata pengguna
membutuhkan 80MB space pribadi, sebuah HDD 2GB yang ter-mount dibawah direktori home sudahlah cukup
memadai. Jika ada 40 pengguna, dibutuhkan 4GB.
Dalam kasus seperti ini, ada baiknya jika dipisahkan memjadi dua bagian, masing-masing 2GB karena mereka akan melakukan berbagi beban dan proses akses data.


Printer server/router
Bila diinginkan pengoptimalan mesin tua sehingga tidak perlu dibuang, misal perangkat komputer 386SX20 dengan 80Mb HDD-nya. Mesin ini dapat digunakan sebagai firewall atau gateway ke internet. Hal inidapat dilakukan dengan membagi hard disk menjadi dua partisi dengankapasitas 16Mb untuk swap dan sisanya untuk root.


2      Media Instalasi Linux
Linux dapat diinstal menggunakan beberapa media sumber, CDROM,Network (NFS), network (FTP) ataupun hard disk, bahkan melalui Internet langsung pun Linux dapat diinstal.


Langkah-langkah Menginstal Linux Debian

1. Nyalakan komputer dan masukkan CD installer sistem operasi Linux Debian.
2. Ubah first boot device pada BIOS menjadi CD-ROM.
3. Tekan enter untuk masuk ke boot Debian.
4. Lalu pilih bahasa yang akan digunakan, kita pilih yang Indonesia, lalu enter.
5. Selanjutnya muncul pilih layout keyboard, kita pilih yang Inggris Amerika, laluenter.
6. Setelah itu tunggu proses deteksi hardware untuk penggerak CD-ROM
7. Selanjutnya muncul deteksi hardware jaringan, kita pilih yang tanpa kartu Ethernet, lalu enter.
8. Setelah itu akan muncul mengkonfigurasi jaringan, lalu pilih teruskan,kemudian pilih untuk melanjutkan proses instalasi.
9. Setelah itu isi nama host untuk sistem ini, contohnya latief, lalu pilih teruskandan enter untuk melanjutkan.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEinhhgLHLAqdU0LZuRDOknncKJ1bXvxtK4taKdRTbGCHhoEFLLFkJepoYtdt-ZX0BRFbhvXjTKwYzDWFFjZhHWBkjNwW86VF-S2pi526EP9FUxKWKnurshPQNJRh1TwaOob-kobG4PUB7A/s320/c1.bmp

10. Setelah itu tunggu proses untuk memulai program pemartisi harddisk.
11. Selanjutnya muncul partisi harddisk, kita pilih terpadu gunakan seluruh harddisk, lalu enter.
12. Selanjutnya muncul pilih harddisk yang akan dipartisi, lalu enter.
13. Muncul pola partisi, pilih yang pertama, lalu enter.
14. Setelah itu muncul panduan tentang proses partisi pilih yang kedua, laluenter untuk melanjutkan.
15. Selanjutnya tuliskan perubahan yang terjadi pada harddisk, kita pilih ya, laluenter untuk melanjutkan.
16. Setelah itu muncul mengkonfigurasi zona waktu, pilih zona waktu yang sesuai dengan zona waktu anda, lalu enter untuk melanjutkan.
17. Selanjutnya membuat password untuk root, kita tulis sesuai yang kita inginkan, lalu pilih teruskan, lalu tekan enter untuk melanjutkan.
18. Selanjutnya tulis ulang kembali password yang barusan anda buat untuk mengkonfirmasi kebenaran password tersebut, lalu pilih teruskan dan enteruntuk melanjutkan.
19. Setelah itu tulis nama lengkap dari pengguna, contohnya latief lalu pilihteruskan dan enter untuk melanjutkan.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEinhhgLHLAqdU0LZuRDOknncKJ1bXvxtK4taKdRTbGCHhoEFLLFkJepoYtdt-ZX0BRFbhvXjTKwYzDWFFjZhHWBkjNwW86VF-S2pi526EP9FUxKWKnurshPQNJRh1TwaOob-kobG4PUB7A/s320/c1.bmp

20. Selanjutnya tulis nama untuk akun anda, contohnya latief lalu pilih teruskandan enter untuk melanjutkan.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEinhhgLHLAqdU0LZuRDOknncKJ1bXvxtK4taKdRTbGCHhoEFLLFkJepoYtdt-ZX0BRFbhvXjTKwYzDWFFjZhHWBkjNwW86VF-S2pi526EP9FUxKWKnurshPQNJRh1TwaOob-kobG4PUB7A/s320/c1.bmp

21. Setelah itu masukan password untuk pengguna baru, lalu pilih teruskan danenter untuk melanjutkan.
22. Lalu masukan kembali password untuk mengkonfrmasi kebenaran password, lalu pilih teruskan dan enter untuk melanjutkan.
23. Setelah itu tunggu proses memasang sistem dasar.
24. Setelah itu muncul jendela gunakan suatu jaringan cermin, kita pilih tidak, lalu enter untuk melanjutkan.
25. Setelah itu muncul jendela seperti gambar di bawah ini, kita pilih teruskan danenter untuk melanjutkan.
26. Setelah itu tunggu proses memilih dan memasang perangkat lunak.
27. Setelah itu muncul survey penggunaan paket debian, kita pilih ya, lalu enteruntuk melanjutkan.
28. Selanjutnya memilih perangkat lunak yang akan diinstall (sudah tertera), kita pilih teruskan, lalu enter untuk melanjutkan.
29. Selanjutnya memilih resolusi gambar (sudah tertera), kita pilih teruskan, laluenter untuk melanjutkan.
30. Selanjutnya tunggu proses memasang boot loader GRUB.
31. Selanjutnya memasang boot loader GRUB, kita pilih ya, lalu enter untuk melanjutkan.
32. Setelah itu instalasi selesai, kita pilih teruskan, lalu enter.
33. Setelah proses instalasi selesai, nanti akan muncul tampilan nama pengguna, lalu kita masukan nama pengguna seperti yang kita buat pada saat proses instalasi (latief), lalu enter untuk melanjutkan.
34. Selanjutnya kita akan diminta untuk memasukan password, kita masukan password sesuai yang kita buat pada saat proses instalasi, lalu enter untuk melanjutkan.
35. Setelah proses instalasi yang begitu lama akhirnya instalasi Debian selesai juga dan Debian siap digunakan oleh anda.



1. Apa keunggulan dari  Linux Ubuntu ? 
2. Apa kelemahan dari Linux Ubuntu? 
3.Jika menginstal linux ubuntu lebih cepat menggunakan media apa?
 
selamat mencoba :D 
TerimaKasih:P

TKJ- Instalasi Sistem Komputer Berbasis Teks

Friday, August 25, 2017
0
loading...

- Copyright © ACP ( Materi TKJ) - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -