Thursday, February 22, 2018
TUGAS DAN FUNGSI FLOWCHAT,
OPERAND, DATA MOVEMENT, SINKRONISASI, EXECUTING, DECODING, dan FLETCHING
Assalamualaikum wr.wb
FLOWCHART
Fungsi
Flowchart adalah untuk menggambarkan, menyederhanakan rangkaian proses atau
prosedur sehingga mudah dipahami dan mudah dilihat berdasarkan urutan langkah
dari suatu proses.
Definisi dari Flowchart yaitu bagan (chart) yang menunjukkan
alir (flow) di dalam program atau prosedur sistem secara logika.
1. Manfaat
Flowchart
- Sebagai Dokumentasi Prosedur Kerja dalam ISO
- Sebagai pedoman untuk menjalankan Operasional
- Sebagai pedoman untuk melakukan pelatihan terhadap Karyawan baru
- Sebagai benchmark (patokan)
- Sebagai Peta kerja untuk mencegah terjadi kehilangan arah
- Untuk mempermudah pengambilan keputusan
2. Jenis
Flowchart
- System Flowchart – menjelaskan urut-urutan dari prosedur-prosedur dan menunjukkan apa yang dikerjakan di sistem.
- Document Flowchart – menunjukkan arus dari laporan dan formulir termasuk lampirannya, dikenal juga dengan sebutan paperwork flowchart.
- Schematic Flowchart – untuk menggambarkan prosedur di dalam sistem dan menggunakan simbol flowchart.
- Program Flowchart – untuk menjelaskan secara rinci langkah-langkah dari proses program, terdiri dari dua macam, yaitu bagan alir logika program (program logic flowchart) dan bagan alir program komputer terinci (detailed computer program flowchart).
- Process Flowchart – Bagan alir ini juga berguna bagi analis sistem untuk menggambarkan proses dalam suatu prosedur.
3. Contoh
Flowchart
Contoh Flowchart mencari bilangan ganjil dan genap
OPERAND
Pengertian Operand dan
Operator
Dalam bahasa pemograman, terdapat istilah operand dan operator.
Operand adalah nilai asal yang digunakan didalam proses operasi,
sedangkan operator adalah instruksi yang diberikan untuk mendapatkan
hasil dari proses tersebut.
Contohnya, operasi: 5+2. Angka 5 dan 2 adalah operand, sedangkan
tanda tambah (karakter +) adalah operator. Beberapa operator
bisa mengubah nilai dari operandnya sendiri, walaupun kebanyakan hanya sebagai
penghubung antar operand. Operator di dalam PHP banyak meminjam contoh karakter
dari bahasa C dan Perl.
Jenis Operator
Berdasarkan Jumlah Operand
Berdasarkan jumlah operand, operator dapat dibedakan menjadi 3,
yaitu Operator Unary, Binary dan Ternary.
- Operator unary adalah operator yang hanya memiliki 1 operand, contohnya karakter – (tanda minus). Tanda minus digunakan membuat sebuah angka menjadi negatif, contohnya: -5, atau karakter + untuk menegaskan nilai positif, contohnya: +5.
- Operator binary adalah operator yang memiliki 2 operand. Operator jenis ini adalah yang paling banyak digunakan, misalkan 5×2, atau 10/3.
- Operator Ternary adalah operator yang memiliki 3 operand. Didalam PHP hanya dikenal 1 operator ternary, yaitu operator kondisi (? :). Kita akan mempelajari operator ini dalam tutorial selanjutnya.
Set instruksi (instruction set) adalah sekumpulan lengkap instruksi yang
dapat di mengerti oleh sebuah CPU, set instruksi sering juga disebut sebagai
bahasa mesin (machine code), karna aslinya juga berbentuk biner kemudian
dimengerti sebagai bahasa assembly, untuk konsumsi manusia (programmer),
biasanya digunakan representasi yang lebih mudah dimengerti oleh manusia.
Sebuah instruksi terdiri dari sebuah opcode, biasanya bersama dengan
beberapa informasi tambahan seperti darimana asal operand-operand dan kemana
hasil-hasil akan ditempatkan. Subyek umum untuk menspesifikasikan di mana
operand-operand berada (yaitu, alamat-alamatnya) disebut pengalamatan
DESAIN SET INSTRUKSI
Desain set instruksi merupakan masalah yang sangat komplek yang melibatkan
banyak aspek, diantaranya adalah:
- Kelengkapan set instruksi
- Ortogonalitas (sifat independensi instruksi)
- Kompatibilitas : – Source code compatibility – Object code Compatibility
Selain ketiga aspek tersebut juga melibatkan hal-hal sebagai berikut:
- Operation Repertoire: Berapa banyak dan operasi apa saja yang disediakan, dan berapa sulit operasinya
- Data Types: tipe/jenis data yang dapat olah Instruction Format: panjangnya, banyaknya alamat, dsb.
- Register: Banyaknya register yang dapat digunakan 4.Addressing: Mode pengalamatan untuk operand
FORMAT INSTRUKSI
* Suatu instruksi terdiri dari beberapa field yang sesuai dengan elemen
dalam instruksi tersebut. Layout dari suatu instruksi sering disebut sebagai
Format Instruksi (Instruction Format).
OPCODE OPERAND REFERENCE OPERAND REFERENCE JENIS-JENIS
OPERAND
* Addresses (akan dibahas pada addressing modes)
* Numbers : – Integer or fixed point – Floating point – Decimal (BCD)
* Characters : – ASCII – EBCDIC
* Logical Data : Bila data berbentuk binary: 0 dan 1
* Numbers : – Integer or fixed point – Floating point – Decimal (BCD)
* Characters : – ASCII – EBCDIC
* Logical Data : Bila data berbentuk binary: 0 dan 1
DATA MOVEMENT
Fungsi pengolahan data (Data
processing): Komputer sebagai alat untuk mengolah data yaitu untuk
mengolah data yang telah kita buat dan akan dip roses di CPU. Jika kita ingin
membuka kembali program yang kita buat computer akan mengolah dan membuka
program yang telah kita buat. Contoh: updating bank statement.
Fungsi penyimpanan data (Data
storage): Komputer sebagai alat untuk penimpanan data yaitu untuk
menyimpan data yang telah dibuat dan akan bisa membuka kembali file yang telah
kita buat. Contoh: download dari internet.
Fungsi pemindahan data (Data
movement): Komputer sebagai alat untuk pemindahan data yaitu untuk
pemindahan data yang telah dibuat dan akan bisa membuka kembali file yang
telah kita buat dengan cara mengcopy paste file yang telah kita buat. Contoh:
dari keyboard ke layar monitor.
Fungsi
kendali (Control): Komputer sebagai alat kendali data yaitu untuk
mengatur data yang telah dibuat maupun yang akan dibuat dan akan bisa membuka
kembali file yang telah kita buat. Dan bisa mengendalikan apa yang kita
perintahkan melalui keyboard dan lain lain.
SINKRONISASI
Sinkronisasi merupakan
suatu proses secara bersama sama dan saling berbagi data bersama dapat
mengakibatkan race condition atau inkosistensi data.
Sinkornisasi di
perlukan untuk menghindari terjadinya ketidak konsistenan data akibat adanya
akses secara konkuren.
Proses-Proses tersebut disebut konkukuren jika Proses itu ada dan berjalan pada waktu yang bersamaan.
Proses-Proses tersebut disebut konkukuren jika Proses itu ada dan berjalan pada waktu yang bersamaan.
perangkat Sinkronisasi adalah:
Intruksi Test-and-set adalah Intuksi atomik yang dapat dihunakan untuk menangani masalah Critical Section.
Intruksi Test-and-set adalah Intuksi atomik yang dapat dihunakan untuk menangani masalah Critical Section.
test send set dapat
dianalogikan dengan kode dibawah ini:
function test-and-set (var target;
boolean) boolean;
begin
test-and-set ; = target:
target : = true ;
end
begin
test-and-set ; = target:
target : = true ;
end
Semafor merupakan sebuah
variabel yang hanya dapat di akses oleh dua buah operasi standar yaitu
increment dan decrement.
Monitor digunakan untuk menangani masalah yang akan muncul karna pemakai semafor.
JVM iyalah mengimplementasikan monitor. monitor JVM dapat digunakan menggunakan keyword synchronized
Monitor digunakan untuk menangani masalah yang akan muncul karna pemakai semafor.
JVM iyalah mengimplementasikan monitor. monitor JVM dapat digunakan menggunakan keyword synchronized
manfaat Sinkronisasi iyalah:
sebagai penyimpanan data sementara dan non sementara agar dapat mempermudah pekerjaan.
sebagai penyimpanan data sementara dan non sementara agar dapat mempermudah pekerjaan.
Masalah pada Sinkronisasi terdapat dari masalah lainnya,
seperti Masalah
Race Condition dan Critical Section.
Race Condition dan Critical Section.
Race Condition
Race Condition merupakan suatu kondisi dimana dua atau lebih proses mengakses sumber daya secara bersama sama.
Race Condition merupakan suatu kondisi dimana dua atau lebih proses mengakses sumber daya secara bersama sama.
Cara Menghindari Race Condition
Jika suatu proses sedang menjalankan Critical Section, maka proses lain tidak bisa masuk kedalam Critical Section tersebut.
Jika suatu proses sedang menjalankan Critical Section, maka proses lain tidak bisa masuk kedalam Critical Section tersebut.
Pengertian Critical
Section
Critical Section merupakan suatu kode segmen dari proses-proses yang memungkinkan terjadinya Race Condition.
Critical Section merupakan suatu kode segmen dari proses-proses yang memungkinkan terjadinya Race Condition.
beberapa kode dalam
Critical Section , kode tersebut iyalah :
Entry Section : kode yang difungsikan untuk masuk ke dalam critical section
Critical Section : di mana kode ini hanya ada dalam satu proses yang dapat dieksekusi pada satu waktu.
Exit Section: akhir dari critical section, dan mengizinkan proses lain.
Remainder Section : kode istirahat setelah masuk ke proses critical section.
Entry Section : kode yang difungsikan untuk masuk ke dalam critical section
Critical Section : di mana kode ini hanya ada dalam satu proses yang dapat dieksekusi pada satu waktu.
Exit Section: akhir dari critical section, dan mengizinkan proses lain.
Remainder Section : kode istirahat setelah masuk ke proses critical section.
Solusi Critical
Section adalah:
Mutual Exclusion : Jika proses
pi sedang mengeksekusi critical section-nya maka tidak ada proses lain yang
dapat mengeksekusi dalam critical section mereka.)
terjadinya Kemajuan
(Progress) : Jika tidak ada proses yang sedang dieksekusi dalam
critical section dan ada beberapa proses yang ingin masuk ke critical section
mereka, maka pemilihan proses yang akan masuk ke critical section berikutnya
tidak bias ditunda.
Adanya batas waktu
tunggu (bounded waiting) : Suatu keterikatan harus ada pada sejumlah proses
yang diijinkan masuk ke critical section mereka, setelah adanya proses yang
meminta masuk ke critical section dan sebelum permintaan itu diterima.
Critical Section dalam kernel adalah:
Interupsi :
Interupsi merupakan pusat pada sistem operasi, yang menyediakan cara efisien bagi sistem operasi untuk berinteraksi terhadap lingkungannya. Pemrograman berbasis interupsi secara langsung didukung hampir dengan seluruh CPU modern.
Interupsi :
Interupsi merupakan pusat pada sistem operasi, yang menyediakan cara efisien bagi sistem operasi untuk berinteraksi terhadap lingkungannya. Pemrograman berbasis interupsi secara langsung didukung hampir dengan seluruh CPU modern.
Page Fault:
Page fault merupakan exception untuk permintaan alokasi page ke memori. Dalam konteks memori maya, page fault sering disingkat fault.
Page fault merupakan exception untuk permintaan alokasi page ke memori. Dalam konteks memori maya, page fault sering disingkat fault.
Kernel code memanggil fungsi penjadwalan sendiri.
Critical Section mempunyai beberapa kode :
Entry Section : kode yang digunakan untuk masuk ke dalam critical section
Critical Section : Kode di mana hanya ada satu proses yang dapat dieksekusi pada satu waktu.
Exit Section: akhir dari critical section, mengizinkan proses lain.
Remainder Section : kode istirahat setelah masuk ke critical section
Entry Section : kode yang digunakan untuk masuk ke dalam critical section
Critical Section : Kode di mana hanya ada satu proses yang dapat dieksekusi pada satu waktu.
Exit Section: akhir dari critical section, mengizinkan proses lain.
Remainder Section : kode istirahat setelah masuk ke critical section
Fetch . Decode .
Execute. Store
Sebuah siklus
instruksi (juga disebut mengambil-decode-execute siklus, dan FDX) adalah
periode waktu di mana komputer proses sebuah mesin bahasa instruksi dari perusahaan
memori atau urutan tindakan bahwa unit pengolahan pusat ( CPU) melakukan untuk
menjalankan setiap kode mesin instruksi dalam sebuah program.
siklus tidak
pernah digunakan pada CPU.
Nama mengambil dan
execute siklus yang umum digunakan. from instruksi harus diambil dari memori
utama , dan kemudian dieksekusi oleh CPU. Ini pada dasarnya bagaimana komputer
beroperasi, dengan CPU yang membaca dan melaksanakan serangkaian instruksi yang
ditulis dalam bahasa mesin-nya. Dari ini muncul semua fungsi dari sebuah
komputer dikenal dari ujung pengguna.
Setiap CPU komputer
dapat memiliki siklus yang berbeda berdasarkan set instruksi yang berbeda.
Mengambil instruksi
CPU menyajikan
nilai dari program counter (PC) di bus alamat. CPU kemudian menjemput instruksi dari memori utama melalui bus data ke memori dari MDR tersebut kemudian
ditempatkan ke dalam register instruksi saat ini (CIR), sebuah sirkuit yang
menyimpan instruksi sementara sehingga dapat diterjemahkan dan dieksekusi.
·
Decode instruksi
Decoder
instruksi menafsirkan dan mengimplementasikan instruksi. memegang instruksi
saat ini, sementara program counter (PC) memiliki alamat dalam memori dari
instruksi berikutnya akan dieksekusi.
·
Ambil data dari memori utama
Baca alamat
efektif dari memori utama jika instruksi memiliki alamat tidak langsung Fetch
diperlukan data dari memori utama untuk diproses dan tempat ke dalam register
data.
·
Jalankan instruksi
Dari daftar
instruksi, data yang membentuk instruksi ini diterjemahkan oleh unit kontrol .
Kemudian melewati informasi dekode sebagai urutan sinyal kontrol ke unit fungsi
yang relevan dari CPU untuk melakukan tindakan yang dibutuhkan oleh instruksi
seperti membaca nilai dari register, melewati mereka ke unit aritmatika logika
(ALU) untuk menambahkan mereka bersama-sama dan menulis hasilnya kembali ke
register. Sebuah kondisi sinyal dikirim kembali ke unit kontrol oleh ALU jika
terlibat.
·
Toko Hasil
Juga disebut
menulis kembali ke memori. Hasil yang
dihasilkan oleh operasi disimpan dalam memori utama, atau dikirim ke perangkat
output. Berdasarkan kondisi umpan balik dari ALU, PC sedang bertambah baik ke
alamat instruksi berikutnya atau diperbarui ke alamat yang berbeda di mana
instruksi berikutnya akan diambil. siklus tersebut kemudian diulang.
·
Siklus Fetch
Langkah 1 dan
2 dari Siklus Instruksi disebut Siklus Fetch.. Langkah-langkah yang sama untuk
setiap instruksi.. Proses siklus ini mengambil instruksi dari kata instruksi
yang berisi opcode dan operan sebuah.
·
Siklus Execute
Langkah 3 dan
4 dari Siklus Instruksi merupakan bagian dari Siklus Execute. Langkah-langkah
ini akan berubah dengan setiap instruksi.
Langkah
pertama dari siklus eksekusi adalah Proses-Memori. Data ditransfer antara CPU
dan I / O modul.. Berikutnya adalah Data-Pengolahan menggunakan operasi
matematika serta operasi logis dalam referensi data. Central perubahan adalah
langkah berikutnya, adalah sebuah urutan operasi, misalnya operasi melompat.
Langkah terakhir adalah sebuah operasi gabungan dari semua langkah lainnya.
Terima kasih udah mampir next materi lagi ceck trs ya :D
Wassalamualaikum wr.wb
loading...