Recent Blog post

Archive for September 2017

TOPOLOGY JARINGAN 

Hasil gambar untuk topology
        Topology jaringan adalah peta atau rancangan dari sebuah jaringan. Topologi fisik menjelaskan bagaimana kabel-kabel, komputer dan peralatan lainnya dipasang, dan topologi logikal (logical topology) menjelaskan bagaimana pesan/data mengalir. Topologi logikal akan dibahas di bagian protokol jaringan.
         Berikut adalah tipe topology yang umum digunakan :
1. Topology Linear Bus
      Merupakan topologi dengan medium akses broadcast. Setiap workstation dari LAN tersambung ke media transmisi yang umumnya berupa kabel dan dipergunakan bersama melalui perangkat yang sesuai. Workstation mempunyai interface (antar muka) untuk melakukan akses ke media transmisi. Informasi yang dikirimkan melalui saluran transmisi ini akan sampai ke semua workstation. LAN jenis ini tidak tergantung pada salah satu workstation karena kendalinya tersebar (distributed). Topologi bus/tree pada dasarnya merupakan konfigurasi multipoint yang berarti bahwa ada lebih dari dua workstation yang tersambung pada media transmisi dan masing-masing dapat mengirimkan informasi. Karena saluran hanya ada satu maka harus hanya satu workstation yang dapat melakukan transmisi maka harus ada cara mengendalikan akses ke medium ini. Media transmisi yang banyak dipergunakan adalah twisted pair, kabel coaxial.

   Keuntungan:
- Mudah dalam pemasangan, penambahan ataupun pengurangan stasiun.
- Membutuhkan kabel yang lebih pendek daripada Topologi Star
  Kerugian:
- Apabila kabel utama putus atau terganggu, maka semua jaringan akan putus/mati.
- Membutuhkan terminator di kedua sisinya .
- Sulit mengidentifikasi problem bila jaringan putus/mati.

2. Topologi Star
     Jaringan dengan topologi bintang mempunyai sebuah titik pusat, yaitu hub, dimana semua stasiun di'dalam LAN terhubung secara radial dan lewat titik inilah semua komunikasi akan diteruskan. LAN dengan topologi bintang mempunyai kerugian karena biasanya berkecepatan relatif rendah, dan operasinya secara mutlak sangat bergantung pada hub. Tetapi, topologi ini murah dan mudah untuk. dilakukan karena menggunakan protokol yang relatif sederhana. Hub atau concentrator mengatur dan mengontrol seluruh pekerjaan di jaringan, juga berlaku seolah-olah sebagai repeater untuk aliran data. Konfigurasi ini biasanya menggunakan kabel twisted pair; akan tetapi bisa juga menggunakan kabel coaxial atau kabel serat optik.

 Keuntungan:
- Instalasi dan pengkabelan mudah.
-Tidak akan mengganggu jaringan apabila ada penambahan atau pengurangan stasiun.
- Mudah mendeteksi kesalahan-kesalahan yang terjadi.
 Kerugian:
- Kebutuhan kabel lebih banyak.
- Apabila hub atau concentrator rusak atau bermasalah, semua jaringan tidak berfungsi.
- Lebih mahal dibandingkan topologi linear bus karena harus menambah hub atau concentrator.

3. Topologi Tree
Topologi Tree merupakan kombinasi topologi linear bus dan topologi star. Topologi ini terdiri atas satu atau beberapa grup topologi star yang dihubungkan dengan kabel utama (backbone cable) linear bus.

 Keuntungan:
- Point-to-point wiring for individual segments.
-Mendukung produk dari beberapa pembuat hardware dan software.
 Kerugian:
- Apabila kabel utama rusak, maka semua stasiun yang terhubung
dengannya akan mati/putus.
- Lebih sulit dalam instalasi dan pengkabelan.
4. RING
Topologi ring sekilas sama seperti topologi star, perbedaannya bahwa topologi ring menggunakan hub khusus yaitu Multistation Acess Unit (MAU/MSAU) dan adapter ethernet. Topologi ring digunakan bersama protokol jaringan Token Ring. Kelemahan topologi ini adalah sulit untuk melakukan perbaikan. Bila ada perubahan di jaringan, akan berpengaruh kepada banyak user.

Pertimbangan dalam memilih Topologi
 Keuangan. Topologi linear bus mungkin merupakan pilihan pertama,
karena topologi yang paling murah; dan tidak perlu membeli hub atau
concentrator.
 Kabel. Topologi linear bus memerlukan kabel yang tidak panjang.
 Pengembangan. Topologi star memungkinkan pengembangan jaringan,
hanya dengan menambah hub atau concentrator.
 Tipe Kabel. Kabel yang paling sering digunakan adalah unshielded twisted
pair, dan tipe kabel ini sering digunakan pada topologi star.


KONEKSI ANTAR NETWORK
1. LAN

Jaringan wilayah lokal adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung. kantor dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.
Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.
LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
  1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
  2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
  3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
2. MAN

Jaringan wilayah metropolitan atau Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN adalah suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.

3. WAN

WAN (Wide Area Network) adalah kumpulan dari LAN yang dihubungkan dengan menggunakan alat komunikasi modem dan jaringan Internet, dari/ke kantor pusat dan kantor cabang, maupun antar kantor cabang. Dengan sistem jaringan ini, pertukaran data antar kantor dapat dilakukan dengan cepat serta dengan biaya yang relatif murah.  WAN menggunakan metode koneksi yang berbeda dibandingkan dengan LAN, dimana koneksi ini termasuk didalamnya terdapat saluran telepon (PSTN - Public Switched Telephone Network), saluran sewa (leased line), kabel serat optik, gelombang mikr (microwave), satelit, dan wireless. WAN juga merupakan elemen pembentuk jaringan Internet, dimana jaringan WAN terbesar berada.


Soal :
1. Topology apakah yang biasa digunakan di warnet ( warung internet ) ?
2. Apa perbedaan mendasar antara LAN dan WAN ?
3. Apa perbedaan Topology Ring dan Star ?
4. Topology Star pengoprasiannya bergantung pada ?
5. Selain topology yang sudah disebutkan di atas apakah ada topology lain? sebutkan !

Terima Kasih :D
jangan lupa kunjungi laman yang lainya ya di  latifahhnur.blogspot.com

TOPOLOGY JARINGAN dan NETWORK

Friday, September 22, 2017
0
GLOSARIUM

  • 802.11 802.11 merupakan standar yang dikeluarkan oleh Komite Standar IEEE LAN/MAN (IEEE802).diperuntukan sistem komunikasi jaringan nirkabel area lokal (WLAN). 802.11b/g/n bekerja pada frekuensi band 2,4 GHz, untuk 802.11b mendukung untuk sistem jaringan yang bekerja dengan bandwidth hingga 11 Mbps dan 802.11n mendukung kerja sistem dengan bandwidth hingga 150 Mbps.

  • Brigde Alat penghubung antara satu LAN dengan LAN lainnya, dimana masing-masing LAN terhubung gunakan teknologi yang sama (ethernet)

  • Backbone Penghubung (jalur) utama sistem jaringan untuk menghubungkan antar LAN berjarak jauh, yaitu penghubung jaringan titik ke titik.

  • COM Commercial Client Terminal berupa komputer yang digunakan user dengan menggunakan layanan akses data atau prangkat keras dalam sistem jaringan.

  • DHCP DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) berfungsi sebagai protokol jaringan client-server. Server DHCP memberikan parameter konfigurasi secara khusus pada klien DHCP, dan DHCP menyediakan prosedur aatau mekanisme alokasi alamat IP untuk host klien.

  • DNS DNS (Domain Name Server) adalah sistem penyimpan informasi nama domain, yaitu berupa basis data terdistribusi dalam sistem jaringan (Internet).

  • Duplex Sistem jalur komunikasi data dua arah yang terpisah antara Tx dan Rx.

  • Ethernet Model interkoneksi sistem jaringan komputer untuk perkabelan dan pemrosesan sinyal serta akses data, sistem ini dikembangkan oleh Robert Metcalfe dan David Boggs di Xerox Palo Alto Research Center (PARCH) tahun 1972

  • FTP FTP (File Transfer Protocol) adalah protokol digunakan untuk mendukung proses transfer file dalam sistem jaringan menggunakan protokol TCP/IP (Internet/intranet).

  • Gateway Penghubung antar jaringan komputer, antara sistem jaringan komputer dengan saluran telepon. Kemampuan akses tinggi pada komputer atau jaringan atau akses antar komputer atau jaringan lain.
  • GPRS General Packet Radio Service
  • HUB Sebagai terminal (pool) penghubung kabel-kabel jaringan antara komputer workstation, server, dan devais atau perangkat keras lainnya.

  • IEEE IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah organisasi internasional profesional yang selalu berorientasi pada kemajuan teknologi bidang kelistrikan dan elektronik.

  • Internet “Interconnected Network” merupakan sistem jaringan global, yaitu penerapan teknologi untuk mendukung interkoneksi seluruh jaringan komputer dunia menggunakan protokol standar internet (TCP/IP) untuk saling bertukar data paket. 
  • IPX/SPX IPX/SPX singkatan dari Internet Packet Exchange/Sequenced Packet Exchange, yaitu protokol jaringan dari sistem operasi Novell NetWare. Terdapat kemiripan antara protokol IPX dengan IP, dan SPX terdapat kesamaan dengan TCP dan IPX/SPX dirancang untuk mendukung sistem operasi jaringan lokal (LAN).

  • ISO ISO (International Organization for Standardization) sebagai lembaga penentu standar internasional beranggotakan perwakilan dari lembaga standarisasi nasional banyak negara. ISO bertanggung jawab terhadap standar industri dan komersial untuk kelas dunia.

  • ISP Internet Service Provider
  • ITU-T International Telecommunication Union adalah organisasi internasional sebagai penentu standardisasi dan pengatur radio dan telekomunikasi internasional, yang terkait dengan standardisasi, alokasi spektrum radio, pengaturan interkoneksi antara negara, panggilan telepon internasional.

  • Konektor RJ 45 Penghubung RJ-45 adalah standar konektor kabel ethernet digunakan dalam topologi jaringan komputer LAN.

  • Kabel UTP Standar kabel digunakan untuk menghubungkan antar node dalam jaringan dan biasanya terkoneksi dengan konektor RJ45.

  • LAN Local Area Network
  • MAC address MAC (Media Access Control) pengenal unik 48-bit menggunakan 12 karakter heksadesimal, address dikodekan secara keras (hard-coded) dalam Network Interface Card (NIC) dan digunakan sebagai router.
  • Modem Modulator Demodulator alat komunikasi data yang ,berfungsi mengubah besaran digital menjadi analog untuk dikirim ke piranti lain melalui jalur telepon, dan sebaliknya berfungsi mengubah besaran analog yang datang dari jalur telepon menjadi dikital untuk dikirim ke komputer.

  • OSI OSI (Open Systems Interconnection) merupakan model layer dikembangkan ISO (International Organization for Standardization)diperuntukan mendukung komunikasi data atar dua terminal. OSI memiliki layer atau lapisan-lapisan yaitu Application, Presentation, Session,Transport, Network, Data Link dan Physical.
  • Phone line Adalah saluran telepon yang digunakan sebagai saluran atau jalur komunikasi data antara komputer.

  • Protokol Konvensi atau standar tata aturan prosedur komunkasi data antar dua komputer yang membentuk sistem jaringan, dengan fungsi mengontrol, komunikasi, dan transfer data antara dua komputer atau lebih berikut peralatan peripheralnya.

  • RS-232/485 Merupakan interface komunikasi data antara komputer dengan peripheral atau devais secara serial dengan standar RS-232/RS485.

  • Subnet Mask Subnet mask bersama alamat jaringan digunakan untuk menentukan alamat yang menunjukan bagian sistem jaringan, yaitu mana yang merupakan alamat jaringan dan bagian mana yang merupakan alamat host.
  • TCP/IP TCP (Transmission Control Protocol) dan IP (Internet Protocol); kumpulan protokol komunikasi data yang digunakan sebagai kendali prosedur transfer data dan koneksi dengan internet.

  • URL URL (Uniform Resource Locator) sebagai penunjuk alamat keberadaan dokumen atau sumber daya pada internet. Alamat ini berfungsi sebagai penunjuk protokol ap yang digunakan, penunjuk alamat IP atau nama domain dimana sumber data ditempatkan (locator).
  • USB USB (Universal Serial Bus) adalah standar interface serial untuk komunikasi data dimana dirancang satu port USB komputer dihubungkan ke beberapa peripheral atau devais secara bersama.

  • Titik akses Access Point atau Wireless Access Point (AP atau WAP) adalah titik sambungan sebagai penghubung sistem jaringan LAN dengan beberapa terminal melalui komunikasi data nirkabel yang membentuk jaringan area lokal nirkabel (WLAN), dan berfungsi sebagai pusat atautitik transmiter dan penerima data melalui frekuensi radio.

  • Router Sebuah alat yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, dimana router menghubungkan segmen-segmen jaringan yang menjalankan protokol berbeda (segmen jaringan IP dengan segmen jaringan IPX.)

  • Server Sebuah komputer yang berfungsi sebagai penyimpan utama dan pemberi fasilitas akses jaringan yang mengkoordinasikan semua akivitas dalam sistem jaringan.

  • Search engine Search engine merupakan mesin pencari alamat website untuk mencari informasi dalam format tulisan, gambar, atau video.
  • Web mail Fasilitas hosting berfungsi sebagi pengelola email berupa aplikasi berbasis web

  • Web browser Program aplikasi yang berfungsi sebagai alat dalam menjelajah Internet, yang dilengkapi dengan mesin pencari informasi pada halaman Web.

  • Workstation Merupakan komputer user tunggal yang terkoneksi dengan server dalam satu sistem jaringan.

  • WWW World wide Web

GLOSARIUM

SERVER VOIP SOFTSWITCH

A.    Pengertian VOIP
Voice over Internet Protocol (juga disebut VoIP, IP Telephony, Internet telephony atau Digital Phone) adalah teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet.Data suara diubah menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang mengirimkan paket paket data, dan bukan lewat sirkuit analog telepon biasa.
Voice over Internet Protocol (VoIP) adalah teknologi yang mampu melewatkan trafik suara, video dan data yang berbentuk paket melalui jaringan IP.Dalam komunikasi VoIP, pemakai melakukan hubungan telepon melalui terminal yang berupa PC atau telepon.
Kelebihan dan kekurangan VOIP
1.        Kelebihan VOIP
·               Biaya lebih rendah untuk sambungan langsung jarak jauh. Penekanan utama dari   VoIP adalah biaya. Dengan dua lokasi yang terhubung dengan internet maka biaya percakapan menjadi sangat rendah.
·               Memanfaatkan infrastruktur jaringan data yang sudah ada untuk suara. Seperti memanfaatkan jalur internet atau bandwidth yang telah di sewa ke ISP, sehingga tidak diperlukan lagi tambahan biaya atau menekan biaya percakapan telepon yang masih menggunkan jalur Public Switched Telephone Network (PSTN) Telkom ( Fix line ).
·               Penggunaan bandwidth yang lebih kecil daripada telepon biasa. Dengan majunya teknologi penggunaan bandwidth untuk voice sekarang ini menjadi sangat kecil. Teknik pemampatan data memungkinkan suara hanya membutuhkan sekitar 8kbps bandwidth.
·               Memungkinkan digabung dengan jaringan telepon lokal yang sudah ada. Dengan adanya gateway bentuk jaringan VoIP bisa disambungkan dengan PABX yang ada dikantor. Komunikasi antar kantor bisa menggunakan pesawat telepon biasa
·               Berbagai bentuk jaringan VoIP bisa digabungkan menjadi jaringan yang besar. Contoh di Indonesia adalah VoIP Rakyat.
·               Variasi penggunaan peralatan yang ada, misal dari PC sambung ke telepon biasa, IP phone handset.

2.        Kekurangan VOIP
·               Kualitas surang yang masih kurang baik yang dikarenakan factor bandwidth yang dimiliki
·               Perlu dilakukan perjanjian dengan lawan bicara yang hendak menggunakan voip dalam             hal tersambungnya ke jalur internet
·               Kualitas sauara juga tergantung dari banyaknya paket atau pengguna internet dalam satu jalur yang sama.
·               Peralatan penunjang yang masih dikatakan saat ini masih relative mahal.
·               Belum nya support secara penuh oleh pemerintah.  

B.    Kebutuhan perangkat VOIP
Untuk dapat melakukan komunikasi menggunakan VoIP dibutuhkan beberapa komponen pendukung. Beberapa komponen yang harus ada dalam VoIP, yaitu :
1.                  Protocol
Secara umum, terdapat dua teknologi yang digunakan untuk VoIP, yaitu H.323 dan SIP.H323 merupakan teknologi yang dikembangkan oleh ITU (International Telecommunication Union). SIP (Session Initiation Protocol) merupakan teknologi yang dikembangkan IETF (Internet Enggineering Task Force). 

a. TCP/IP
TCP/IP (Transfer Control Protocol/Internet Protocol) merupakan sebuah protokol yang digunakan pada jaringan Internet.Protokol ini terdiri dari dua bagian besar, yaitu TCP dan IP. Ilustrasi pemrosesan data untuk dikirimkan dengan menggunakan protokol TCP/IP diberikan pada gambar dibawah ini.



b. Application layer
Fungsi utama lapisan ini adalah pemindahan file. Perpindahan file dari sebuah sistem ke sistem lainnya yang berbeda memerlukan suatu sistem pengendalian untuk menangatasi adanya ketidak kompatibelan sistem file yang berbeda - beda. Protokol ini berhubungan dengan aplikasi. Salah satu contoh aplikasi yang telah dikenal misalnya HTTP (Hypertext Transfer Protocol) untuk web, FTP (File Transfer Protocol) untuk perpindahan file, dan TELNET untuk terminal maya jarak jauh.

c. TCP (Transmission Control Protocol)
Dalam mentransmisikan data pada layer Transpor ada dua protokol yang berperan yaitu TCP dan UDP. TCP merupakan protokol yang connection-oriented yang artinya menjaga reliabilitas hubungan komunikadasi end-to-end. Konsep dasar cara kerja TCP adalah mengirm dan menerima segment - segment informasi dengan panjang data bervariasi pada suatu datagram internet. TCP menjamin realibilitas hubungan komunikasi karena melakukan perbaikan terhadap data yang rusak, hilang atau kesalahan kirim. Hal ini dilakukan dengan memberikan nomor urut pada setiap yang dikirimkan dan membutuhkan sinyal jawaban positif dari penerima berupa sinyal ACK (acknoledgment). Jika sinyal ACK ini tidak diterima pada interval pada waktu tertentu, maka data akan dikirikmkan kembali. Pada sisi penerima, nomor urut tadi berguna untuk mencegah kesalahan urutan data dan duplikasi data. TCP juga memiliki mekanisme fllow control dengan cara mencantumkan informasi dalam sinyal ACK mengenai batas jumlah oktet data yang masih boleh ditransmisikan pada setiap segment yang diterima dengan sukses. Dalam hubungan VoIP, TCP digunakan pada saat signaling, TCP digunakan untuk menjamin setup suatu call pada sesi signaling. TCP tidak digunakan dalam pengiriman data suara pada VoIP karena pada suatu komunikasi data VoIP penanganan data yang mengalami keterlambatan lebih penting daripada penanganan paket yang hilang.

d. User Datagram Protocol (UDP)
UDP yang merupakan salah satu protocol utama diatas IP merupakan transport protocol yang lebih sederhana dibandingkan dengan TCP. UDP digunakan untuk situasi yang tidak mementingkan mekanisme reliabilitas. Header UDP hanya berisi empat field yaitu source port, destination port, length dan UDP checksum dimana fungsinya hampir sama dengan TCP, namun fasilitas checksum pada UDP bersifat opsional.
    UDP pada VoIP digunakan untuk mengirimkan audio stream yang dikrimkan secara terus menerus. UDP digunakan pada VoIP karena pada pengiriman audio streaming yang berlangsung terus menerus lebih mementingkan kecepatan pengiriman data agar tiba di tujuan tanpa memperhatikan adanya paket yang hilang walaupun mencapai 50% dari jumlah paket yang dikirimkan. (VoIP fundamental, Davidson Peters, Cisco System, 163). Karena UDP mampu mengirimkan data streaming dengan cepat, maka dalam teknologi VoIP UDP merupakan salah satu protokol penting yang digunakan sebagai header pada pengiriman data selain RTP dan IP. Untuk mengurangi jumlah paket yang hilang saat pengiriman data (karena tidak terdapat mekanisme pengiriman ulang) maka pada teknolgi VoIP pengiriman data banyak dilakukan pada private network.

e. H.323 
H.323 adalah salah satu dari rekomendasi ITU-t (International Telecommunications Union – Telecommunications). H.323 merupakan standar yang menentukan komponen, protokol, dan prosedur yang menyediakan layanan komunikasi multimedia. Layanan tersebut adalah komunikasi audio, video , dan data real-time, melalui jaringan berbasis paket (packet-based network). (Tabratas Tharom, 2001;64) H.323 berjalan pada jaringan intranet dan jaringan packet-switched tanpa mengatur media jaringan yang di gunakan sebagai sarana transportasi maupun protokol networ layer. Karakteristik terminal H.323 dapat dilihat pada Gambar . 


Gambar Diagram blok terminal berbasis H.323

Standar H.323 mengatur hal-hal sebagai berikut : 
1.         Video Codec (H.261 dan H.263). Video Codec bertugas mengkodekan data dari   sumber video untuk dikirimkan dan mendekodekan sinyal kode yang diterima untuk di tampilkan di layar penerima. 
2.         Audio Codec (G.711, G.722, G723, G728 dan G.729). Audio codec betugas mengkodekan data dari sumber suara untuk dikirimkan dan mendekodekan sinyal kode yang diterima untuk didengarkan oleh penerima.
3.         Data channel mendukung aplikasi-aplikasi seperti electronic whiteboard, dan     kolaborasi aplikasi. Sttandar untuk aplikasi-aplikasi seperti ini adalah standar T.120 . Aplikasi dan protokol yang berbeda tetap dapat dijalankan dengan negosiasi menggunakan standar H.245
4.         Sistem control unit (H.245 dan H.225.0) menyediakan signalling yang berkaitan dengan komunikasi antar terminal H.323.
5.         H.225.0 layer memformat data video, suara, data , dan informasi kontrol lain sehingga dapat dikirimkan melalui LAN Interface sekaligus menerima data yang telah diformat melalui LAN Interface. Sebagai tambahan, layer ini juga bertugas melakukan error detection, error correction , dan frame sequencing agar data dapat mencapai tujuan sesuai denagn kondisi saat data dikirimkan. LAN interface harus menyediakan koneksi yang handal. Untuk flow control dan unreliable data channel connection (misal: UDP) dapat digunakan untuk pengiriman audio dan video channel.

f. SIP (Session Initiation Protocol)
SIP adalah suatu signalling protocol pada layer aplikasi yang berfungsi untuk membangun, memodifikasi, dan mengakhiri suatu sesi multimedia yang melibatkan satu atau beberapa pengguna. Sesi multimedia adalah pertukaran data antar pengguna yangbisa meliputi suara, video, dan text. SIP tidak menyediakan layanan secara langsung , tetapi menyediakan pondasi yangdapat digunakan oleh protokol aplikasi lainnya untuk memberikan layanan yang lebih lengkap bagi pengguna, misalnya dengan RTP (Real Time Transport Protocol) untuk transfer data secara real-time, dengan SDP (Session Description Protocol) untuk mendiskripsikan sesi multimedia , dengan MEGACO (Media Gateway Control Protocol) untuk komunikasi dengan PSTN (Public Switch Telephone Network). 

Meskipun demikian, fungsi dan operasi dasar SIP tidak tergantung pada protocol tersebut. SIP juga tidak tergantung pada protokol layer transport yang digunakan. Pembangunan suatu komunikasi multimedia dengan SIP dilakukan melalui beberapatahap :

1.      User Location adalah menentukan lokasi pengguna yang akan berkomunikasi.
2.      User Availabilityi adalah menentukan tingkat keinginan pihak yang dipanggil untuk terlibat dalam komunikasi.
3.      User Capability adalah menentukan media maupun parameter yang berhubungan dengan media yang digunakan untuk komunikasi.
4.      Session Setup adalah pembentukan hubungan antara pihak pemanggildengan pihak yang dipanggil.
5.      Session management yaitu meliputi transfer, modifikasi, dan pemutusan sesi. Secara garis besar SIP merupakan protokol yang digunakan dalam untuk membangun, memodifikasi, dan mengakhiri suatu sesi. Penggunaan protokol codec video , audio dan Real-time Protocol dengan H.323 tetap sama, hanya berbeda dalam sesi signallingsambungan VoIP.

Protokol lain yang juga sempat populer adalah MGCP (Media Gateway Control Protocol). Protokol ini lebih sering digunakan untuk mengontrol titik komunikasi di VoIP. MGCP memiliki feature tambahan yang unik, yakni Call Waiting.

2.                  VoIP Server
VoIP Server adalah bagian utama dalam jaringan VoIP. Perangkat ini memang tidak wajib ada di jaringan VoIP, tetapi sangat dibutuhkan untuk dapat menghubungkan banyak titik komunikasi server. Perangkat ini dapat digunakan untuk mendefinisikan jalur dan aturan antar terminal. Selain itu VoIP server juga bisa menyediakan layanan-layanan yang biasa ada di perangkat PBX (Private Branch Exchange), voice mail, Interactive Voice Response (IVR), dan lain-lain. Beberapa jenis SoftSwitch juga menyediakan fasilitas tambahan untuk dapat berkomunikasi dengan SoftSwitch lain di internet. Ada beberapa SoftSwitch yang dapat anda pilih untuk membangun jaringan VoIP sendiri, semuanya memiliki lisensi gratis. Contoh dari VoIP server ini adalah Asterisk.

3.                  VoIP Switch
Konsep dasar penggunaan Circuit Switching yaitu sebuah jalur komunikasi akan dibuka dan dipesan selama terjadi komunikasi. Jalur komunikasi yang ada akhirnya menjadi eklusif dimiliki oleh dua titik yang menggunakannya. Contoh, anda tinggal di Jakarta dan hendak menelepon kerabat yang berada di Surabaya. Selama proses komunikasi antara anda dan kerabat terjadi, jalur telepon dari jakarta ke surabaya adalah eklusif milik anda dan lawan bicara. Alhasil biaya pun memebengkak karena anda harus membayar jalur telepon tadi.
Konsep berbeda ditawarkan VoIP. Seluruh data yang lalu-lalang di Internet menggunakan konsep Packet Switching. artinya jalur yang anda gunakan untuk berselancar di internet bukan eklusif milik sendiri. Packet Switching memungkinkan jalur data digunakan oleh banyak pengguna. Agar tidak salah alamat, paket data diberi identitas khusus sehingga perangkat pendukung seperti router dapat meneruskannya (switched) ke tujuan akhir. Packet Switch menjadi alasan utama mengapa komunikasi suara menggunakan Internet Protocol (IP) memiliki perbedaan biaya yang jauh lebih rendah.

4.                  Codec (coder-decoder)
Agar apat melewati jalur Packet Switch dengan baik, VoIP memebutuhkan proses coder dan decoder. Proses ini mengkonversi sinyal audio menjadi data digital yang dipadatkan (kompresi) untuk kemudian dikirim lewat jalur internet. Di titik lain, data dikembangkan lagi (dekompresi), dan diubah menjadi sinyal analog.
Konversi codec bekerja dengan cara memotong bagian sinyal (sampling) audio dalam jumlah tertentu perdetiknya. Sebagai contoh, codec G.711 melakukan sampling audio sebanyak 64.000 kali per detiknya. Jika data hasil kompresi berhasil diterima di titik lain, proses selanjutnya adalah melakukan perakitan ulang. Data yang dirakit tidak selengkap data saat pertama kali dikirim, ada beberapa bagian yang hilang. Akan tetapi bagian yang hilang sangat kecil sehingga tidak terdeteksi oleh telinga manusia.
Codec juga bekerja menggunakan alogaritma tertentu untuk membantunya memecah, mengurutkan, mngkompresi, dan merakit ulang audio data yang ditransmisikan. Salah satu alogaritma yang populer digunakan dalam teknologi VoIP adalah CS-ACELP (Conjugate-Structure Algebraic-Code-Excited Linear Prediction).
Pemilihan codec sangat berpengaruh pada penggunaan bandwidth jaringan nantinya. Makin baik codec melakukan sampling, makin efisien juga jalur yang digunakan. Kualitas akhir suara juga harus diperhatikan agar tidak sekadar cepat, codec juga harus menghasilkan sinyal audio yang baik. Beberapa codec lainnya : G.723.1, G.729, G.726, G.728, GSM, iLBC

5.                  SoftPhone (Software)
Selain berupa telepon utuh (hardware), perangkat telepon juga bisa berbentuk software. Di dunia VoIP, perangkat ini disebut SoftPhone. Softphone memiliki jenis yang beragam baik dari kemampuan dan lisensi. Saat ini banyak Softphone yang disebarkan dengan lisensi gratis. Bahkan ada yang menyediakan lisensi software gratis sekalligus layanan jaringan VoIP -nya. SkyPe salah satu penyedia Softphone Cuma-Cuma, sekaligus layanan PC-to-PC call yang prima. SoftPhone Skype ini hanya bisa bekerja di jaringan milik Skype. Jika ingin membuat jaringan sendiri harus menggunakan Softphone jenis lain. Softphone lain diantaranya adalah X-Lite, IAX-Lite, MyPhone. X-Lite merupakan softphone untuk VoIP yang berjalan melalui protokol SIP. Selain suara, X-Lite juga bisa digunakana untuk saling berkirim text dan video.
IAX-Lite merupakan softphone yang berjalan melalui protokol IAX. IAX merupakan protokol signaling yang dikembangkan oleh pembuat Asterisk (IP PBX). Untuk protokol H323 dapat menggunakan MyPhone.

6.                  VoIP Gateway
Gateway digunakan untuk menghubungkan dua jaringan yang berbeda yaitu antara jaringan H.323 dan jaringan non H.323, sebagai contoh gateway dapat menghubungkan dan menyediakan komunikasi antara terminal H.233 dengan jaringan telepon , misalnya: PSTN. Dalam menghubungkan dua bentuk jaringan yang berbeda dilakukan dengan menterjemankan protokol-protokol untuk call setup dan release serta mengirimkan informasi antara jaringan yang terhubung dengan gateway. Namun demikian gateway tidak dibutuhkan untuk komunikasi antara dua terminal H.323.
Beberapa Contoh Software VOIP
Saat ini sangat banyak sekali aplikasi atau software-sotware yang dapat digunakan atau menjalankan VOIP diantaranya :
1.               Skype
Skypeadalah software aplikasi komunikasi suara berbasis IP melalui internet antara sesama pengguna Skype. Pada saat menggunakan Skype maka pengguna yang sedang online akan mencari pengguna Skype lainnya Lalu mulai membangun jaringan untuk menemukan pengguna-pengguna lainnya. Skype memiliki berbagai macam feature yang dapat memudahkan penggunanya. Skype juga dilengkapi dengan SkypeOut dan SkypeIn yang memungkinkan pengguna untuk berhubungan dengan pengguna telepon konvensional dan telepon selular. Setiap pengguna Skype memiliki sebuah username dan sebuah password. Dan setiap username memiliki sebuah alamat e-mail yang teregistrasi. Untuk masuk ke sistem Skype, pengguna harus menyertakan pasangan username dan passwordnya. Jika pengguna lupa password tersebut maka Skype akan mengubahnya dan mengirimkan password yang baru ke alamate-mail pengguna yang sudah teregistrasi.
2.               Netmeeting 
Aplikasi ini dikembangkan oleh Microsoft yang merupakan salah satu aplikasi yang mendukung VoIP dan juga Video Conference. Aplikasi ini menggunakan protocol H.323 untuk Video dan Audio Conference. Sama dengan aplikasi lainnya tetap memerlukan registrasi untuk mendapatkan user id dan password, agar bisa berkomunikasi dengan para pengguna netmeeting lainnya. Aplikasi ini sudah include didalam system windows 95 sampai windows XP.
3.               X-lite
X-Lite adalah sebuah aplikasi open source pendukung VoIP yang menggunakan teknologi SIP (Session Initiation Protocol). X-Lite di kembangkan pertama sekali oleh CounterPath  ada 2 release yang telah dikeluarkan untuk aplikasi ini yang mempunyai perbedaan feature. X-Lite 2.0 digunakan untuk Macintosh dan Linux yang menggunakan X-Pro code base dan X-Lite 3.0 untuk windows yang menggunakan eveBeam code base. X-lite 2.0 hanya untuk suara saja sedangkan X-Lite 3.0 sudah memiliki feature suara, video dan instant messaging atau media untuk chatting.
4.               Yahoo Messenger
Aplikasi ini sama secara garis besar memliki konsep atau cara kerja yang mirip dengan Skype , namun yahoo messenger kurang digemari yang dikarenakan menurut beberapa sumber yang penulis temukan kurangnya kualitas suara yang dihasilkan dibandingkan dengan Skype.
Dari beberapa software penunjang VOIP tersebut diatas tidak terlepas dari kualiatas atau besarnya bandwith yang dimiliki untuk mendapatkan kuliatas suara yang baik.
                                                   
CONTOH HARDWARE

1.       IP-PBX - Komputer – Hardware
2.       IP-PBX
3.       IP PBX atau Internet Protocol Private Branch Excha



Jenis Metode Layanan VOIP

1.         Analog Telephone Adaptor (ATA)
ATA adalah metode paling umum untuk menggunakan layanan VOIP yaitu menggunakan alat yang bernama ATA yang memungkinkan kita menyambungkan telepon konvensional ke PC atau internet untuk melakukan VOIP

2.         IP Phones
IP PHONES yaitu telepon yang sudah memiliki port RJ-45 untuk langsung di sambungkan ke router guna melakukan panggilan VOIP.

3.         PC to PC
PC to PC seperti namanya saja kita sudah dapat membayangkan, yaitu panggilan VOIP yang dilakukan menggunakan PC dengan perlengkapan microphone, speaker, dan software yang di sediakan para developer komunikasi VOIP ini contoh : Skype dan InterVoip. User tidak membayar satu sen pun dalam melakukan panggilan antarpengguna sesama layanan.


C.     Konsep kerja server softswitch
Softswitch merupakan sebuah sistem telekomunikasi masa depan yang mampu memenuhi kebutuhan pelanggan yaitu mampu memberikan layanan triple play sekaligus dimana layanan ini hanya mungkin dilakukan oleh sistem dengan jaringan yang maju seperti teknologi yang berbasisIP.
          Bagian yang paling kompleks dalam suatu sentral lokal adalah bagian software yang mengatur call processing. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menciptakan suatu alat yang dapat menyambungkan komunikasi suara (voice) dalam bentuk paket maupun circuit. Industri pertelekomunikasian menyimpulkan cara yang terbaik adalah dengan memisahkan fungsi call processing dari fungsi switching secara fisik dan menghubungkan keduanya elaui suatu protocol standar tersendiri.

Agar lebih jelasnya langsung tonton video di bawah Gan !!



Sumber : Dikutip dari berbagai sumber 
Terimakasih sudah berkunjung jangan lupa like coment and share !! 
Buka juga Topik yang lain ya. 
Saturday, September 16, 2017
0
loading...

- Copyright © ACP ( Materi TKJ) - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -