Friday, September 22, 2017
TOPOLOGY JARINGAN
Topology jaringan adalah peta atau rancangan dari sebuah jaringan. Topologi fisik menjelaskan bagaimana kabel-kabel, komputer dan peralatan lainnya dipasang, dan topologi logikal (logical topology) menjelaskan bagaimana pesan/data mengalir. Topologi logikal akan dibahas di bagian protokol jaringan.
Berikut adalah tipe topology yang umum digunakan :
1. Topology Linear BusMerupakan topologi dengan medium akses broadcast. Setiap workstation dari LAN tersambung ke media transmisi yang umumnya berupa kabel dan dipergunakan bersama melalui perangkat yang sesuai. Workstation mempunyai interface (antar muka) untuk melakukan akses ke media transmisi. Informasi yang dikirimkan melalui saluran transmisi ini akan sampai ke semua workstation. LAN jenis ini tidak tergantung pada salah satu workstation karena kendalinya tersebar (distributed). Topologi bus/tree pada dasarnya merupakan konfigurasi multipoint yang berarti bahwa ada lebih dari dua workstation yang tersambung pada media transmisi dan masing-masing dapat mengirimkan informasi. Karena saluran hanya ada satu maka harus hanya satu workstation yang dapat melakukan transmisi maka harus ada cara mengendalikan akses ke medium ini. Media transmisi yang banyak dipergunakan adalah twisted pair, kabel coaxial.
Keuntungan:
- Mudah dalam pemasangan, penambahan ataupun pengurangan stasiun.
- Membutuhkan kabel yang lebih pendek daripada Topologi Star
Kerugian:
- Apabila kabel utama putus atau terganggu, maka semua jaringan akan putus/mati.
- Membutuhkan terminator di kedua sisinya .
- Sulit mengidentifikasi problem bila jaringan putus/mati.
2. Topologi Star
Jaringan dengan topologi bintang mempunyai sebuah titik pusat, yaitu hub, dimana semua stasiun di'dalam LAN terhubung secara radial dan lewat titik inilah semua komunikasi akan diteruskan. LAN dengan topologi bintang mempunyai kerugian karena biasanya berkecepatan relatif rendah, dan operasinya secara mutlak sangat bergantung pada hub. Tetapi, topologi ini murah dan mudah untuk. dilakukan karena menggunakan protokol yang relatif sederhana. Hub atau concentrator mengatur dan mengontrol seluruh pekerjaan di jaringan, juga berlaku seolah-olah sebagai repeater untuk aliran data. Konfigurasi ini biasanya menggunakan kabel twisted pair; akan tetapi bisa juga menggunakan kabel coaxial atau kabel serat optik.
Keuntungan:
- Instalasi dan pengkabelan mudah.
-Tidak akan mengganggu jaringan apabila ada penambahan atau pengurangan stasiun.
- Mudah mendeteksi kesalahan-kesalahan yang terjadi.
Kerugian:
- Kebutuhan kabel lebih banyak.
- Apabila hub atau concentrator rusak atau bermasalah, semua jaringan tidak berfungsi.
- Lebih mahal dibandingkan topologi linear bus karena harus menambah hub atau concentrator.
3. Topologi Tree
Topologi Tree merupakan kombinasi topologi linear bus dan topologi star. Topologi ini terdiri atas satu atau beberapa grup topologi star yang dihubungkan dengan kabel utama (backbone cable) linear bus.
Keuntungan:
- Point-to-point wiring for individual segments.
-Mendukung produk dari beberapa pembuat hardware dan software.
Kerugian:
- Apabila kabel utama rusak, maka semua stasiun yang terhubung
dengannya akan mati/putus.
- Lebih sulit dalam instalasi dan pengkabelan.
4. RING
Topologi ring sekilas sama seperti topologi star, perbedaannya bahwa topologi ring menggunakan hub khusus yaitu Multistation Acess Unit (MAU/MSAU) dan adapter ethernet. Topologi ring digunakan bersama protokol jaringan Token Ring. Kelemahan topologi ini adalah sulit untuk melakukan perbaikan. Bila ada perubahan di jaringan, akan berpengaruh kepada banyak user.
Pertimbangan dalam memilih Topologi
Keuangan. Topologi linear bus mungkin merupakan pilihan pertama,
karena topologi yang paling murah; dan tidak perlu membeli hub atau
concentrator.
Kabel. Topologi linear bus memerlukan kabel yang tidak panjang.
Pengembangan. Topologi star memungkinkan pengembangan jaringan,
hanya dengan menambah hub atau concentrator.
Tipe Kabel. Kabel yang paling sering digunakan adalah unshielded twisted
pair, dan tipe kabel ini sering digunakan pada topologi star.
KONEKSI ANTAR NETWORK
1. LAN
Jaringan wilayah lokal adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung. kantor dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.
Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.
LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
- Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
- Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
- Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
Jaringan wilayah metropolitan atau Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN adalah suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.
3. WAN
WAN (Wide Area Network) adalah kumpulan dari LAN yang dihubungkan dengan menggunakan alat komunikasi modem dan jaringan Internet, dari/ke kantor pusat dan kantor cabang, maupun antar kantor cabang. Dengan sistem jaringan ini, pertukaran data antar kantor dapat dilakukan dengan cepat serta dengan biaya yang relatif murah. WAN menggunakan metode koneksi yang berbeda dibandingkan dengan LAN, dimana koneksi ini termasuk didalamnya terdapat saluran telepon (PSTN - Public Switched Telephone Network), saluran sewa (leased line), kabel serat optik, gelombang mikr (microwave), satelit, dan wireless. WAN juga merupakan elemen pembentuk jaringan Internet, dimana jaringan WAN terbesar berada.
Soal :
1. Topology apakah yang biasa digunakan di warnet ( warung internet ) ?
2. Apa perbedaan mendasar antara LAN dan WAN ?
3. Apa perbedaan Topology Ring dan Star ?
4. Topology Star pengoprasiannya bergantung pada ?
5. Selain topology yang sudah disebutkan di atas apakah ada topology lain? sebutkan !
Terima Kasih :D
jangan lupa kunjungi laman yang lainya ya di latifahhnur.blogspot.com
loading...